Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Tolic Abaikan Rotasi FC Seoul, Persib Fokus pada Diri Sendiri di Laga ACL 2

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Tolic Abaikan Rotasi FC Seoul, Persib Fokus pada Diri Sendiri di Laga ACL 2
BAGIKAN:

Igor Tolic menegaskan Persib Bandung tidak akan terpengaruh apapun komposisi pemain yang akan diturunkan FC Seoul di laga pembukaan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027. Pelatih asal Kroasia itu menganggap setiap pemain yang berjejer di lapangan mewakili nama dan lambang klub Korea Selatan tersebut, sehingga persiapan Maung Bandung tetap berjalan serius tanpa menghitung lawan akan memainkan tim inti atau cadangan.

Pertandingan di Stadion Seoul World Cup, Rabu (16/9) pukul 17.00 WIB, menjadi ujian pertama Persib usai mengalahkan Manila Digger di babak play-off. Kabar soal kemungkinan FC Seoul tidak menurunkan skuad terbaik sempat beredar sebelum konferensi pers, namun Tolic menjawab dengan sikap tenang. "Saya menganggap mereka sebagai tim yang sama, dengan seragam yang sama. Pemain yang berada di lapangan adalah pemain yang mewakili tim," ujarnya dikutip Chosun.

Mantan asisten Bojan Hodak itu justru menekankan sisi kepercayaan diri timnya sendiri. Ia tidak mau membuang energi untuk menganalisis rotasi lawan, melainkan menuntut pemainnya mengeksekusi rencana permainan yang sudah disepakati. "Saya berharap kami dapat bermain bagus dan membuat para penggemar bangga. Mereka adalah lawan yang berprestasi baik di liga," tambah Tolic sambil mengakui sejarah klub lawan.

Persib tergabung di Grup E bersama tuan rumah FC Seoul, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong Viettel Vietnam. Jadwal yang padat menunggu, karena tiga laga fase grup akan berlangsung dalam rentang waktu singkat sebelum jeda liga domestik. Kemenangan di Seoul akan memberikan modal psikologis besar bagi skuad yang dibangun Tolic sejak awal musim.

Sejak resmi mengangkati tongkat komando menggantikan Bojan Hodak, Tolic menerapkan disiplin taktis yang kental nuansa Eropa. Ia menolak membicarakan target poin, lebih memilih fokus pada proses tiap sesi latihan dan menyesuaikan strategi per lawan. Pendekatan pragmatis ini diuji nyata di Korea Selatan, di mana atmosfer kandang dan kualitas pemain FC Seoul โ€” meski cadangan โ€” tetap menuntut konsentrasi penuh 90 menit.

Analisis Redaksi

Sikap Tolic yang acuh tak acuh soal rotasi lawan bukan semata sikap longgar, melainkan cerminan keyakinan pada sistem yang ia tanamkan. Dalam sepak bola modern, tim yang terlalu fokus pada komposisi lawan justru sering kehilangan identitas sendiri. Persib butuh konsistensi performa, bukan reaksi emosional terhadap keputusan manajemen FC Seoul.

Laga di Seoul World Cup akan jadi barometer seberapa matang tim Tolic menghadapi tekanan internasional. Kemenangan atau hasil imbang yang diperoleh dengan cara bermain percaya diri akan memperkuat posisi Persib di Grup E yang relatif seimbang. Sebaliknya, kekalahan akibat tidak siap mental justru membuktikan keterbatasan proyek jangka panjang klub.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ