Target 10 Besar Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Bidik 9 Emas di Nagoya
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Kontingen Indonesia resmi memasang target menembus posisi 10 besar klasemen akhir pada ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung pada 18 hingga 24 Oktober mendatang. Meski harus kehilangan salah satu cabang olahraga andalan penambang emas, Tim Merah Putih tetap optimistis mengusung ambisi membawa pulang delapan hingga sembilan medali emas dengan mengandalkan 101 atlet terbaik dari 12 cabang olahraga.
Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menegaskan bahwa target menembus 10 besar sangat realistis setelah skuad Garuda berhasil finis di peringkat kelima pada dua edisi terakhir. Tantangan terbesar edisi kali ini hadir akibat dihapusnya cabang olahraga para catur. Padahal, saat meraih 29 medali emas di Asian Para Games 2022 Hangzhou, sebanyak 10 emas disumbangkan dari arena catur. Hilangnya cabor tersebut memicu potensi penurunan torehan emas secara drastis.
Strategi Pengganti Lumbung Emas
Untuk menutup celah tersebut, NPC Indonesia mengalihkan fokus strategi ke cabor potensial lain. Rima berharap kejutan manis lahir dari cabor yang grafiknya terus meningkat selama uji coba, seperti boccia, para panahan, serta para atletik yang menunjukkan peningkatan performa signifikan. Saat ini, sekitar 100 hingga 105 atlet dipastikan telah menggenggam tiket kualifikasi menuju Nagoya.
Optimisme Tinggi dari Arena Tanding
Keyakinan serupa dihembuskan oleh atlet para atletik nasional, Kholidin. Berbekal jam terbang dari Paralimpiade 2024 Paris serta modal berharga dari uji coba di India yang didesain mirip Paralimpiade, Kholidin percaya diri sanggup menjadi yang tercepat sekaligus menyabet medali emas demi mengharumkan nama bangsa di Jepang nanti.


