Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Dini Hari, Status Siaga Dipertahankan

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Dini Hari, Status Siaga Dipertahankan
BAGIKAN:

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencatat empat kali erupsi berturut-turut disertai suara gemuruh yang kuat sepanjang dini hari Selasa (15/9), menggetarkan warga di lereng gunung tertinggi Pulau Jawa tersebut.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.10 WIB dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 145 detik, diikuti erupsi kedua pukul 01.23 WIB (amplitudo 23 mm, durasi 136 detik). Kedua letusan awal ini tidak teramati tinggi kolom abunya.

Letusan ketiga pada pukul 04.32 WIB memancarkan kolom abu kelabu tebal setinggi ±1.000 meter di atas puncak (4.676 mdpl) ke arah barat daya, berekor durasi 161 detik. Erupsi keempat pukul 05.27 WIB mengeluarkan kolom abu ±800 meter ke arah timur dan tenggara selama 142 detik. Semua terekam dengan amplitudo seismik seragam 23 mm.

Warga Diminta Waspadai Awan Panas dan Lahar

Kepala BPBD Lumajang Isnugroho memastikan gemuruh erupsi terdengar jelas namun tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan fisik. "Pagi ini warga beraktivitas normal," ujarnya. Ia menegaskan status aktivitas tetap Level III (Siaga) dengan rekomendasi ketat: larangan aktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak, serta larangan mendekati 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran tersebut akibat potensi awan panas dan lahar hingga 17 km.

Zona radius 5 km dari kawah dilarang keras mengingat bahaya lontaran material piroklastik. Pemantauan ketat diterapkan pada Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, dan anak-anak sungainya.

Meow! Tanya Nesi!
😸