Tim Bulu Tangkis Indonesia Usung Misi Tebus Dosa Sejarah di Asian Games 2026
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Tim bulu tangkis Indonesia memasang target tinggi untuk menghapus memori kelam pada ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, pada 20 hingga 29 September 2026 mendatang. Skuad Garuda yang berkekuatan 20 atlet, terdiri dari 10 putra dan 10 putri, bertekad bangkit setelah mengalami hasil minor pada edisi sebelumnya.
Belajar dari Kegagalan Hangzhou
Asian Games 2022 di Hangzhou menyisakan noda hitam dalam sejarah bulu tangkis Indonesia karena untuk pertama kalinya tim Merah Putih gagal membawa pulang satu pun medali. Pengalaman pahit tersebut kini dijadikan pelecut semangat untuk tampil lebih spartan di Nagoya.
"Kegagalan di Asian Games Hangzhou kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani," ujar pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando, dalam keterangan tertulis PBSI.
Modal Positif dan Peningkatan Intensitas Latihan
Motivasi skuad ganda putra semakin berlipat setelah sukses menumbangkan pasangan nomor satu dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters. Sang partner, Daniel Marthin, menyatakan bahwa suasana dan kebersamaan tim saat ini sangat positif untuk menjaga momentum.
Sementara itu, pelatih tunggal putri Imam Tohari memfokuskan program latihan pada peningkatan intensitas demi mendongkrak performa anak asuhnya menjelang hari pertandingan. Porsi latihan fisik mencakup kombinasi pukulan serta pergerakan cepat di lapangan agar para atlet lekas beradaptasi.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Liga Champions Matchday 4: Barcelona Tantang Aston Villa, MU Menjamu Roma

Kendala Teknis Motor Cederai Peluang Almansa di Sepang, Senggolan Danish Bikin Gagal Podium
Kimi Antonelli Cetak Sejarah sebagai Juara Dunia Formula One Termuda
