Ruben Onsu Beberkan Kesaksian Saksi Mata Terkait Kasus Hukum Betrand Peto
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Kasus hukum yang menyeret nama Betrand Peto mendadak menjadi sorotan publik setelah Ruben Onsu membeberkan serangkaian kesaksian dari petugas kelab malam di SCBD, Jakarta Selatan. Melalui akun media sosialnya pada Minggu (13/9), ayah angkat Betrand tersebut membagikan keterangan dari dua petugas server, Jakaria dan Revi, guna meluruskan insiden yang berujung pada laporan dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan ke pihak kepolisian.
Kesaksian Petugas Kelab Malam
Dalam unggahannya, Jakaria mengaku sebagai pihak yang mencarikan tiga perempuan untuk menemani Betrand Peto beserta dua temannya di ruangan karaoke atas permintaan rekan Betrand. Menurut Jakaria, suasana awalnya berjalan normal dan para pengunjung tampak menikmati acara. Namun, situasi mendadak ricuh ketika salah satu perempuan menangis tanpa alasan yang jelas, disusul kemarahan rekannya yang disebut mengalami "kuping berdarah" hingga berdebat dengan teman Betrand.
Jakaria dengan tegas membantah adanya tindakan pelecehan seksual atau pemerkosaan di dalam ruangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa di dalam ruangan terdapat sekitar lima orang serta petugas karaoke yang berjaga. Terkait luka lebam dan hidung yang dikomplain pihak pelapor, Jakaria menduga cedera tersebut terjadi akibat sang perempuan terpantuk meja saat hendak ditenangkan keluar ruangan dalam kondisi mengamuk.
Klarifikasi Pihak Pelapor dan Langkah Hukum
Di sisi lain, kubu pelapor berinisial ANW bersama kuasa hukumnya, Nathaniel Hutagaol, menggelar konferensi pers pada hari yang sama. ANW melaporkan Betrand Peto dengan sangkaan Pasal 473 KUHP dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta menyertakan bukti visum yang menunjukkan adanya luka memar dan cedera pada bagian tubuh.
Sementara itu, Ruben Onsu menyampaikan permohonan maaf dan meminta publik untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap. Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya setelah laporan resmi diterima pada Sabtu (12/9).
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lolox Ungkap Kesedihan Kehilangan Ayah di Gala Premiere Film GAK ADA MATINYA

Ashanty Bangga Arsy Ikut MUN 2026, Warisi Bakat Diplomasi Mendiang Kakek

8 Kalimat yang Dihindari Orang Berempati Tinggi saat Marah untuk Menjaga Hubungan
