PDIP Tegaskan Tutup Pintu bagi Jokowi, Sebut Isu Pertemuan dengan Megawati Hoaks

Politik
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

PDIP Tegaskan Tutup Pintu bagi Jokowi, Sebut Isu Pertemuan dengan Megawati Hoaks
BAGIKAN:

DPP PDI Perjuangan secara tegas membantah narasi rencana pertemuan antara Presiden ketujuh RI Joko Widodo dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri usai pernyataan pers yang disampaikan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/9). Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan bahwa peta jalan politik partainya dan Jokowi telah bersimpang jalan secara permanen, sehingga tidak ada lagi ruang untuk manuver konsiliasi.

Sikap keras banteng moncong putih ini mencuat usai mantan kader PDIP, Achmad Hidayat, mengklaim bahwa hubungannya dengan Jokowi maupun Megawati dalam kondisi baik dan akan segera bertemu. Said melabeli klaim tersebut sebagai kabar bohong atau hoaks, sekaligus meminta seluruh pihak tidak lagi mengaitkan partai dengan mantan kadernya itu.

Sikap Tegas dan Metafora 'Kartu Mati'

Said menjelaskan bahwa seluruh jajaran kader PDIP saat ini sepenuhnya fokus mengawal instruksi Megawati Soekarnoputri dalam membesarkan organisasi. Partai enggan menghabiskan energi politik untuk mengurus figur yang sudah berada di luar garis perjuangan.

"Kita sudah bersimpang jalan secara politik, berbeda sudah. PDIP tetap teguh pada pendiriannya. Kita tidak pernah lagi berpikir Pak Jokowi, kita tidak pernah lagi berpikir tentang siapa pun. Yang kartunya mati jangan dihidupkan lagi," ujar Said dengan nada lugas di gedung parlemen.

Rekam Jejak Pemecatan Achmad Hidayat

Sikap kritis partai terhadap pernyataan Hidayat tak lepas dari status hukum organisasi sang mantan kader. DPP PDI Perjuangan telah resmi memecat Achmad Hidayat melalui Surat Keputusan Nomor 105/KPTS/DPP/IX/2026 yang ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto pada 4 September 2026.

Sanksi pemberhentian tetap tersebut dijatuhkan atas serangkaian pelanggaran etika dan disiplin berat, mulai dari penyalahgunaan wewenang hingga aksi intimidasi terhadap pengurus partai. Langkah pembersihan internal ini menguatkan posisi bahwa narasi konsiliasi yang diembuskan pascakunjungan ke kediaman Joko Widodo di Solo tidak memiliki legitimasi politik di mata PDIP.

Pertanyaan Terkait

Apa alasan utama PDIP menolak isu pertemuan Megawati dan Jokowi?
PDIP menganggap garis politik partai dan Jokowi sudah berbeda arah secara mendasar, sehingga rumor pertemuan yang diembuskan pihak luar dinilai sebagai hoaks semata.

Mengapa Achmad Hidayat diberhentikan dari keanggotaan PDIP?
Achmad Hidayat resmi dipecat berdasarkan SK DPP PDIP akibat pelanggaran etika dan disiplin organisasi, termasuk intimidasi pengurus dan penyalahgunaan wewenang.

Meow! Tanya Nesi!
😸