⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kabut Asap Karhutla Kepung 20 Kabupaten Kota di Sumatera Utara

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kabut Asap Karhutla Kepung 20 Kabupaten Kota di Sumatera Utara
BAGIKAN:

Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu penurunan jarak pandang drastis hingga kisaran 1 hingga 4 kilometer pada Senin, 14 September 2026. Berdasarkan hasil analisis Badan Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, sebaran asap ini bergerak secara masif ke arah barat laut mengikuti pola angin dari tenggara.

Sebaran Asap dan Titik Panas di Sumut

Kepala BBMKG Wilayah I, Hendro Nugroho, mengungkapkan bahwa citra sebaran asap terpantau meliputi wilayah luas mulai dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Padanglawas, Padanglawas Utara, Deliserdang, Serdang Bedagai, hingga Kota Medan. Kondisi serupa juga melanda Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, Asahan, Tanjung Balai, Batubara, Simalungun, hingga Samosir.

Pemantauan Citra Sebaran Titik Panas (Hotspot) pada 13 September 2026 mendeteksi adanya empat titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah. Sebanyak tiga titik terdeteksi di Kabupaten Tapanuli Selatan dan satu titik lainnya berada di Tapanuli Utara.

Dampak Kualitas Udara dan Imbauan Keselamatan

Pengamatan dari Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang mengonfirmasi penurunan jarak pandang yang signifikan akibat kombinasi kabut dan asap pekat di lapangan. Sementara itu, pemantauan kualitas udara menunjukkan tingkat konsentrasi PM2.5 atau partikel sangat kecil di udara wilayah Sumatera Utara masih berada pada kategori sedang.

Menghadapi situasi darurat ini, BBMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman, serta mengenakan perlengkapan pelindung yang sesuai. Para kepala daerah juga didorong untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, dan Polri guna memantau dinamika karhutla serta memastikan arus informasi cuaca dan kualitas udara sampai ke masyarakat dengan cepat dan akurat.

Meow! Tanya Nesi!
😸