Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Hari Ketujuh Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau, Keluarga Desak Perpanjangan Operasi SAR

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Hari Ketujuh Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau, Keluarga Desak Perpanjangan Operasi SAR
BAGIKAN:

Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda, sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), memasuki hari ketujuh pada Senin (14/9). Hingga saat ini, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan mereka. Keluarga korban mendesak agar operasi kemanusiaan diperpanjang, menyusul belum adanya hasil maksimal dari pencarian yang telah dilakukan sejak Selasa (8/9).

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan langsung harapan keluarga setelah berdialog dengan mereka pada Minggu (13/9). "Dari obrolan kita tadi, besar harapan keluarga, apabila hari ketujuh nanti belum juga ditemukan, untuk bisa diperpanjang operasi kemanusiaan pencarian dan pertolongan ini," ujarnya. Ia menambahkan bahwa keluarga juga meminta tim SAR untuk menyisir kembali daratan di sekitar GAK, khususnya Pulau Sebesi, yang dinilai belum optimal dijelajahi.

"Harapannya bisa disisir kembali Pulau Sebesi dan Insyaallah bisa dilakukan," terang Andra Soni. Ia menegaskan bahwa perpanjangan masa pencarian diperlukan untuk memaksimalkan upaya di kepulauan maupun perairan dalam beberapa hari ke depan. "Saya juga sebagai Gubernur Banten, juga berharap kepada Basarnas sebagai pemimpin operasi ini bisa mempertimbangkan harapan-harapan ini," jelasnya.

Kronologi Hilangnya Rombongan Jurnalis

Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB, dengan tujuan meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Informasi hilangnya mereka diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (8/9).

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir pada pukul 14.42 WIB. Hingga Selasa sore, para jurnalis tersebut belum ditemukan, dan tim SAR dari Banten langsung bergerak melakukan pencarian di titik dugaan terakhir keberadaan mereka.

Lima jurnalis yang telah teridentifikasi yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance. Basarnas menyebut masih ada beberapa korban yang dalam proses pendataan.

Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur ini terus berupaya maksimal, namun kondisi cuaca dan medan yang sulit di sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi tantangan tersendiri. Keluarga berharap Basarnas tidak hanya memperpanjang waktu, tetapi juga memperluas area pencarian, termasuk di Pulau Sebesi yang kerap menjadi lokasi terdamparnya korban kecelakaan laut.

Kritik pun muncul terhadap efektivitas koordinasi awal pencarian. Beberapa pihak menilai respons cepat sangat penting dalam kasus hilangnya orang di laut, mengingat golden time yang terbatas. Namun, Basarnas memastikan telah mengerahkan segala sumber daya yang ada, termasuk kapal patroli dan helikopter, untuk mempercepat proses pencarian.

Meow! Tanya Nesi!
😸