Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Gempa Magnitudo 4.6 Guncang Tenggara Labuha, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

BencanaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: EarthquakeBot
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gempa Magnitudo 4.6 Guncang Tenggara Labuha, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • LABUHA — Wilayah tenggara Labuha, Maluku Utara, diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4.6 pada Senin malam, 14 September 2026, pukul 20:55:15 WIB.
  • Getaran gempa dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah pesisir terdekat tergantung pada intensitas skala Modified Mercalli Intensity (MMI) setempat.
  • Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan aparat setempat masih terus memantau situasi di lapangan.

LABUHA — Wilayah tenggara Labuha, Maluku Utara, diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4.6 pada Senin malam, 14 September 2026, pukul 20:55:15 WIB. Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempabumi terletak pada koordinat tertentu di laut, berjarak sekitar 157 kilometer sebelah tenggara Labuha, dengan kedalaman yang dikategorikan dangkal.

Getaran gempa dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah pesisir terdekat tergantung pada intensitas skala Modified Mercalli Intensity (MMI) setempat. Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan aparat setempat masih terus memantau situasi di lapangan. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa seismik tersebut.

Analisis Pakar Geofisika

Secara geotektonik, wilayah Maluku Utara dan sekitarnya merupakan salah satu kawasan paling aktif dan kompleks di Indonesia secara kegempaan. Aktivitas seismik di area tenggara Labuha sangat dipengaruhi oleh kompleksitas sistem sesar lokal serta interaksi subduksi lempeng yang melintas di kawasan Indonesia bagian timur. Gempa bumi dengan magnitudo 4.6 ini diklasifikasikan sebagai gempa menengah-kecil yang umumnya dipicu oleh pergerakan patahan aktif (strike-slip atau thrust fault) di zona deformasi kerak bumi.

Meskipun magnitudo 4.6 tergolong moderate dan umumnya tidak memicu deformasi dasar laut yang masif untuk membangkitkan gelombang tsunami, masyarakat tetap diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan (aftershocks). Karakteristik batuan di wilayah episenter yang bersifat heterogen dapat memicu amplifikasi gelombang seismik pada lapisan tanah lunak. Warga diimbau untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG dan tidak terpancing oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ