Pramono: Rivalitas Persija-Persib Harus Terbatas di Lapangan, Dukung Kebijakan Tanpa Penonton Lawan

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Sumber: CNN Nasional
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Pramono: Rivalitas Persija-Persib Harus Terbatas di Lapangan, Dukung Kebijakan Tanpa Penonton Lawan
BAGIKAN:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa rivalitas sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung seharusnya hanya berlangsung di dalam garis putih lapangan, bukan di tribun maupun media sosial. Pernyataan itu disampaikannya usai menyaksikan langsung kemenangan Persija atas Persib 2-1 dalam laga BRI Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (12/9) malam.

Kemenangan itu menjadi pertemuan pertama kedua tim di Jakarta setelah hati-hati tujuh tahun. Pramono menilai pertandingan berlangsung kondusif dan sportif, sejalan dengan harapan agar suporter The Jakmania menjaga ketertiban hingga pertandingan berakhir dan seluruh penonton pulang dengan aman.

Kebijakan Timbal Balik: Jakarta Tidak Kirim Suporter ke Bandung

Pramono mengapresiasi kebijakan larangan penonton lawan yang diterapkan pada laga ini, di mana suporter Persib tidak diizinkan hadir di GBK. Ia menegaskan prinsip timbal balik harus berlaku saat Persija bertandang ke Markas Siliwangi, Bandung.

"Kalau bertanding di Bandung, kita juga harus berlaku yang sama bahwa Jakarta tidak mengirimkan penonton. Supaya ini untuk menjaga keamanan, kenyamanan pertandingan yang baik, seperti kita lihat hari ini," ujar Pramono.

Menurutnya, pendekatan ini terbukti efektif menciptakan suasana aman tanpa mengurangi sisi kompetitif laga. Ia mengaku merasa tegang menyaksikan duel yang relatif seimbang penguasaan bola, hingga prediksi skor pribadinya 2-1 untuk Persija terbukti akurat.

Momentum Menuju Jakarta 500 Tahun

Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum positif bagi Persija Jakarta untuk meningkatkan prestasi di musim berjalan. Pramono mengaitkan prestasi tim dengan momen sejarah peringatan 500 tahun Jakarta yang akan datang pada 2027.

"Yang paling penting adalah terutama bagi Persija Jakarta, karena tahun depan Jakarta berusia 500 tahun. Mudah-mudahan nanti akan memberi kado yang istimewa bagi 500 tahun Jakarta," pungkasnya.

Pertanyaan Terkait

Mengapa suporter Persib dilarang hadir di GBK?
Kebijakan larangan penonton lawan (away fans) diterapkan guna meminimalisir risiko kerusuhan dan memastikan keamanan penonton serta pelaksanaan pertandingan, mengingat sejarah rivalitas yang sering memicu kekerasan.

Apa komentar Pramono soal performa kedua tim?
Pramono menilai kedua tim tampil menarik dengan penguasaan bola yang relatif berimbang, dan mengaku ikut tegang hingga menebak skor akhir 2-1 untuk Persija yang ternyata tepat sasaran.

Meow! Tanya Nesi!
😸