Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran Hutan Bromo Meluas ke Malang-Lumajang, Jalur Darat dan Wisata Ditutup Total

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kebakaran Hutan Bromo Meluas ke Malang-Lumajang, Jalur Darat dan Wisata Ditutup Total
BAGIKAN:

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kian tak terkendali hingga memaksa penutupan total akses wisata dan jalur penghubung antarkabupaten sejak Sabtu (12/9). Amukan si jago merah yang dipicu angin kencang kini telah merembet hingga ke tepi Jalan Raya Malang-Lumajang di sekitar Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, menciptakan situasi darurat yang mengancam keselamatan publik.

Kondisi di lapangan menunjukkan eskalasi bahaya yang sangat tinggi. Kobaran api besar dilaporkan menjalar tepat di pinggir jalan raya, disertai kepulan asap tebal pekat yang membatasi jarak pandang. Embusan angin kencang bahkan nyaris menerbangkan bara api menyeberangi jalan menuju arah Jemplang, memaksa otoritas keamanan mengambil tindakan drastis demi menghindari jatuhnya korban jiwa.

Jalur Malang-Lumajang Lumpuh Total

Akibat situasi yang kian kritis ini, akses darat yang menghubungkan Desa Ngadas di Kabupaten Malang dengan Desa Ranupane di Kabupaten Lumajang ditutup total untuk umum. Langkah ini diambil tidak hanya untuk melindungi pengguna jalan, tetapi juga guna memberikan prioritas penuh bagi mobilitas armada pemadam kebakaran yang terus berdatangan ke lokasi.

Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono, mengimbau keras agar masyarakat menjauhi titik api dan mematuhi seluruh instruksi petugas. "Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga," ujarnya pada Minggu (13/9). Api yang awalnya terdeteksi di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Probolinggo, dengan cepat bergerak ke arah barat menuju kawasan hutan Pos Jemplang di sebelah selatan Bromo Hillside akibat dorongan angin kencang sejak Sabtu sore.

Sinergi Multisektor di Medan Berat

Upaya penjinakan api kini melibatkan operasi skala besar. Polres Malang telah mengerahkan armada truk tangki air guna menyuplai kebutuhan air di titik-titik kritis. Langkah taktis ini didukung penuh oleh armada pemadam dari Pemerintah Kabupaten Malang, serta bantuan korporasi dari PT Pindad dan PT Bentoel.

Petugas gabungan di lapangan menerapkan strategi berlapis, mulai dari penyemprotan menggunakan selang dari hydrant portabel dan sprayer elektrik, penyiraman manual, hingga pembuatan sekat bakar (firebreak) dengan memotong dahan pohon untuk memutus rantai penyebaran api. Namun, tantangan berupa topografi perbukitan yang curam dan arah angin yang tidak menentu menjadi hambatan utama yang menguji efektivitas penanganan kebakaran hutan ini.

Penutupan Total Kawasan Wisata Bromo

Dampak dari bencana ekologis ini memaksa Balai Besar TNBTS mengambil keputusan ekstrem dengan menutup total seluruh aktivitas wisata di Gunung Bromo tanpa batas waktu yang ditentukan. Kebijakan ini tertuang dalam pengumuman resmi nomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa penutupan total ini sangat bergantung pada perkembangan situasi di lapangan. "Penutupan diberlakukan sejak Sabtu, 12 September 2026 sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran, proses penanganan dan pemadaman, serta keamanan kawasan," pungkasnya. Kebakaran yang awalnya bermula di Savana Pengol pada Kamis sore (10/9) kini telah meluluhlantakkan area Bukit Teletubbies, Gunung Kursi, hingga kawasan Jemplang.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸