Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran Bromo Meluas ke Jemplang Malang, Pengunjung Panik Selamatkan Diri

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kebakaran Bromo Meluas ke Jemplang Malang, Pengunjung Panik Selamatkan Diri
BAGIKAN:

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kian tak terkendali dan merembet hingga wilayah Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu pagi (13/9). Kepulan asap pekat yang menyelimuti kawasan komersial membuat para pengunjung dan pekerja berhamburan menyelamatkan diri di tengah situasi darurat.

Titik api yang awalnya terdeteksi di Savana Pengol, Kabupaten Probolinggo, sejak Kamis (10/9), terus merangsek melintasi Bukit Teletubbies dan Gunung Kursi sebelum akhirnya mencapai area sekitar restoran Bromo Hillside di Jemplang. Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengonfirmasi bahwa kepulan asap tebal dalam video amatir yang beredar luas memang berlokasi di titik tersebut.

Penanganan Darurat dan Pemadaman

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyatakan bahwa pada pukul 04.30 WIB, titik api terpantau membakar vegetasi semak belukar di Bukit Bantengan. Operasi gabungan langsung dikerahkan melibatkan truk tangki air BPBD, Kepolisian Resor Malang, armada pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Malang, pihak TNBTS, Manggala Agni, hingga partisipasi warga.

Berkat kesigapan tim di lapangan, api di bagian belakang kawasan Bromo Hillside berhasil dipadamkan pada pukul 09.57 WIB, disusul proses penyisiran bara api. Meski demikian, fasilitas umum berupa saluran air milik Hillside dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar, sementara pendataan dampak kerusakan secara menyeluruh masih terus dilakukan oleh instansi terkait.

Penutupan Total Jalur Wisata

Sebagai langkah mitigasi dan pengamanan, Balai Besar TNBTS telah memberlakukan penutupan total seluruh aktivitas wisata di Gunung Bromo sejak Sabtu (12/9). Kebijakan ini tertuang dalam pengumuman resmi nomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang ditandatangani Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, menyusul eskalasi kebakaran yang mengancam keselamatan pengunjung serta kelestarian ekosistem kawasan konservasi.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸