Rusal Rencanakan Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan, Dukung Hilirisasi Aluminium Indonesia

Ekonomi & Pasar
Siti AmaliaSiti Amalia
Sumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Rusal Rencanakan Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan, Dukung Hilirisasi Aluminium Indonesia
BAGIKAN:

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengonfirmasi bahwa perusahaan aluminium asal Rusia, Rusal, akan membangun pabrik pemurnian bauksit menjadi alumina di Kalimantan. Pengumuman ini disampaikan pada Jumat, 11 September, setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Moskow awal bulan ini. Proyek ini diharapkan memperkuat hilirisasi aluminium di Indonesia melalui kolaborasi dengan pengusaha dalam negeri, dengan perizinan yang kini berada pada tahap akhir.

Proses Perizinan dan Kolaborasi

Pemerintah dan Rusal tengah menyelesaikan izin pembangunan, sementara struktur kerjasama akan melibatkan perusahaan Indonesia sebagai mitra operasional. Menteri Bahlil menegaskan bahwa kemitraan ini akan menambah kapasitas produksi alumina domestik, mengurangi ketergantungan pada impor, dan membuka peluang investasi di sektor logam non‑fer.

Implikasi Bisnis

Jika terealisasi, pabrik tersebut dapat menambah nilai tambah pada rantai pasok bauksit, meningkatkan ekspor produk setengah jadi, serta menciptakan lapangan kerja di wilayah Kalimantan. Bagi investor, proyek ini menandakan sinyal positif bagi pengembangan industri aluminium berkelanjutan di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang, termasuk energi dan logam strategis, sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi nasional.

Meow! Tanya Nesi!
😸