Pertamina Targetkan Semua SPBU Salurkan B50 Akhir September, Perluas Bensin Berbasis Etanol
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Pertamina menargetkan seluruh SPBU di Indonesia menyalurkan bahan bakar B50 secara merata pada akhir September 2024, diumumkan Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, dalam acara Pertamax Journey di Bantul, Yogyakarta. Langkah ini bertujuan mempercepat bauran energi terbarukan pada mesin diesel serta mendukung kebijakan pemerintah pengurangan emisi.
Distribusi B50 di Seluruh Indonesia
Mayoritas terminal BBM telah memiliki stok B50, dengan tingkat penyaluran ke SPBU mencapai 95 %. Wilayah Maluku dan Papua masih dalam fase transisi, harus menyelesaikan stok B40 yang masih tinggi sebelum beralih penuh ke B50.
Ekspansi Bensin Berbasis etanol
Selain B50, Pertamina memperluas jaringan Pertamax Green 95 yang mengandung bioetanol, kini mencakup Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jakarta. Pemerintah tengah menyusun regulasi untuk mewajibkan penggunaan etanol pada semua produk bensin dalam 1‑2 tahun ke depan.
Kolaborasi dengan Kementerian ESDM dan lembaga terkait sedang mengajukan pembebasan cukai etanol guna memperlancar transisi energi nasional.
Transisi ke B50 dan peningkatan etanol pada bensin dapat menurunkan intensitas karbon sektor transportasi, namun keberhasilan sangat bergantung pada infrastruktur distribusi di wilayah terluar.


