Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Penantian 47 Tahun Berakhir

Berita Daerah
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Penantian 47 Tahun Berakhir
BAGIKAN:

Setelah penantian panjang selama 47 tahun sejak terakhir kali pada 1979, Provinsi Jawa Tengah akhirnya resmi kembali menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Perhelatan akbar ini dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Jateng, Semarang, pada Jumat (11/9) malam, dengan melibatkan ribuan peserta dan tamu dari berbagai penjuru tanah air.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama dan LPTQ Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Selain menjadi ajang syiar keagamaan, perhelatan ini terbukti mendongkrak aktivitas ekonomi lokal, khususnya sektor perhotelan dan transportasi darat.

Dampak Ekonomi dan Partisipasi Daerah

Berdasarkan laporan resmi panitia, momentum MTQ Nasional kali ini menarik kedatangan sedikitnya 7.831 tamu ke wilayah Jawa Tengah. Angka tersebut mencakup perwakilan kafilah dari 37 provinsi serta puluhan kepala daerah yang dijadwalkan hadir secara bertahap untuk mengikuti rangkaian acara pembukaan.

"Mewakili masyarakat Jawa Tengah kami ucapkan selamat datang. MTQ Nasional ini memiliki makna mempersatukan kita yang berasal dari berbagai wilayah geografis Indonesia," ujar Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perhelatan ini telah bertransformasi menjadi pesta rakyat yang merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang keyakinan. Penyelenggaraan yang kini dirancang setiap tahun dinilai semakin memperluas kesempatan bagi daerah-daerah lain untuk menjadi tuan rumah.

Inovasi dan Kategori Lomba Baru

Sekretaris Umum LPTQ Nasional Muchlis Muhammad Hanafi memaparkan, ajang bergengsi ini diikuti oleh 2.242 peserta. Para peserta akan berlomba dalam delapan cabang dan 24 golongan, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa.

Penilaian dipastikan berjalan objektif melalui keterlibatan 155 dewan hakim yang bertugas secara profesional dan transparan. Menariknya, edisi 2026 ini juga menghadirkan terobosan baru berupa pelaksanaan eksibisi untuk cabang tilawah khusus penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

Pertanyaan Terkait

Kapan terakhir kali Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ Nasional sebelum tahun 2026?
Jawa Tengah terakhir kali menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 1979, atau 47 tahun silam.

Berapa jumlah peserta yang mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang?
Ajang ini diikuti oleh 2.242 peserta yang bertanding pada delapan cabang dan 24 golongan lomba, didukung oleh 155 dewan hakim.

Meow! Tanya Nesi!
😸