Daftar Harga BBM Non‑Subsidi di SPBU RI Mulai 12 September 2026

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Daftar Harga BBM Non‑Subsidi di SPBU RI Mulai 12 September 2026
BAGIKAN:

Pertamina bersama jaringan SPBU swasta menaikkan harga beberapa varian BBM non‑subsidi efektif 12 September 2026, sebagai respons penyesuaian biaya produksi dan dinamika pasar global.

Detail Kenaikan Harga Pertamina

Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.600 per liter (dari Rp18.300). Pertamax Green 95 meningkat menjadi Rp19.150 per liter (dari Rp16.600). Dexlite dibanderol Rp23.700 per liter (dari Rp19.700) dan Pertamina Dex menjadi Rp25.200 per liter (dari Rp21.150). Harga Pertamax, Pertalite, serta solar subsidi tetap.

Kenaikan Harga BBM Swasta

BP‑AKR menyesuaikan BP Ultimate menjadi Rp19.330 per liter (dari Rp16.760) dan BP Ultimate Diesel menjadi Rp25.420 per liter (dari Rp21.910). Bensin RON 92 tetap Rp16.130 per liter. Shell menyesuaikan Shell V‑Power Diesel ke Rp25.420 per liter (sebelumnya Rp21.910). SPBU Vivo mempertahankan harga Revvo 92 di Rp16.130 per liter.

Dampak pada Konsumen dan Bisnis

Kenaikan harga BBM non‑subsidi menambah beban operasional bagi transportasi darat dan logistik, yang pada gilirannya dapat memicu penyesuaian tarif jasa. Sektor industri yang sangat bergantung pada bahan bakar, seperti pertambangan dan manufaktur, perlu mengkaji ulang margin profit untuk mengantisipasi tekanan biaya.

Pertanyaan Terkait

Apakah harga BBM subsidi akan tetap? Ya, harga solar subsidi, Pertamax, dan Pertalite tidak berubah pada periode ini.

Bagaimana kenaikan ini memengaruhi inflasi? Kenaikan BBM non‑subsidi biasanya berkontribusi pada tekanan inflasi, terutama pada komponen transportasi dan barang konsumsi.

Meow! Tanya Nesi!
😸