Trump Tolak Kecaman Sanksi Sekutu atas Permukiman Israel, Fokus Dialog dengan Tel Aviv

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Trump Tolak Kecaman Sanksi Sekutu atas Permukiman Israel, Fokus Dialog dengan Tel Aviv
BAGIKAN:

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak mengkritik sanksi yang dijatuhkan Inggris, Prancis, Kanada, dan beberapa negara lain terhadap permukiman Israel di Tepi Barat, sambil menyatakan akan membahas isu tersebut langsung dengan pemerintah Israel pada Jumat, 11 September 2026.

Reaksi Pemerintah AS

Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan Washington tidak ingin tindakan yang "memicu ketidakstabilan" di wilayah tersebut, mengingat dampaknya pada upaya damai di Gaza dan rencana 20 poin serta pembentukan Dewan Perdamaian. "Kami tidak akan mengikuti langkah Inggris," kata Rubio, menambah bahwa AS telah memantau keputusan sekutu terkait permukiman Israel.

Pandangan Diplomat

Mantan Duta Besar AS untuk Israel, Daniel Shapiro, menilai keengganan Gedung Putih mengutuk sekutu mencerminkan tekanan pada Netanyahu untuk menahan ekspansi permukiman. Sementara Duta Besar Mike Huckabee mengkritik Inggris secara terbuka, pernyataannya tidak dikordinasikan dengan Gedung Putih.

Implikasi Bisnis

Ketidakjelasan kebijakan AS dapat menimbulkan risiko bagi perusahaan Inggris yang terlibat dalam proyek konstruksi dan layanan di wilayah pendudukan. Jika sanksi berlanjut, perusahaan-perusahaan tersebut mungkin menghadapi pembatasan akses pasar, peningkatan biaya kepatuhan, serta potensi penurunan nilai saham akibat ketidakpastian geopolitik.

Para analis menilai bahwa sinyal Washington yang lebih hati-hati dapat menjadi peringatan bagi investor: dukungan tradisional AS terhadap Israel kini tidak otomatis berarti persetujuan terhadap kebijakan ekspansi wilayah, sehingga strategi diversifikasi menjadi penting.

Meow! Tanya Nesi!
😸