Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Purbaya Pede Kopdes Merah Putih Hemat Subsidi Negara, Ini Analisis Kritisnya

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Purbaya Pede Kopdes Merah Putih Hemat Subsidi Negara, Ini Analisis Kritisnya
BAGIKAN:

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mampu menekan kebocoran distribusi barang subsidi. Keyakinan itu disampaikan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/9).

Pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan Kementerian Keuangan, Badan Pengaturan (BP) BUMN, dan Kementerian Koperasi untuk memastikan penyaluran subsidi melalui Kopdes Merah Putih berjalan sesuai rencana.

'Saya akan mengharapkan penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang. Ke depan ketika koperasi sudah mulai jalan dan tim kita memonitor dengan betul, saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak,' kata Purbaya.

Sebagai pakar ekonomi makro, saya menilai skema ini menarik namun tidak bebas risiko. Penyaluran subsidi lewat Kopdes Merah Putih memang berpotensi memangkas kebocoran, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada tata kelola dan pengawasan. Tanpa sistem monitoring yang ketat, koperasi bisa menjadi saluran baru bagi penyimpangan.

Purbaya juga optimistis koperasi akan mencetak keuntungan. 'Semuanya lewat Kopdes, dengan itu aja kalau dipastikan berjalan benar Kopdesnya sudah pasti untung itu,' ujarnya. Keuntungan tersebut akan masuk ke desa tempat koperasi beroperasi.

Pemerintah menanggung gaji manajer Kopdes Merah Putih selama dua tahun pertama melalui APBN. Purbaya mengungkapkan anggarannya tidak terlalu besar. 'Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara, ada hitungannya, nggak besar-besar amat,' katanya.

Namun, saya melihat ada beberapa catatan kritis. Pertama, ketergantungan pada APBN untuk gaji manajer menciptakan beban fiskal baru. Kedua, keberlanjutan operasional koperasi setelah dua tahun harus diuji. Ketiga, perlu ada transparansi dalam penunjukan manajer dan mekanisme audit. Jika tidak, penghematan subsidi yang dijanjikan bisa jadi ilusi.

Jika berhasil, Kopdes Merah Putih bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi desa sekaligus efisiensi subsidi. Tapi tanpa perbaikan tata kelola, ini hanya akan menjadi program populis yang membebani anggaran.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa itu Kopdes Merah Putih?
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah program pemerintah yang berfungsi sebagai saluran distribusi barang subsidi dan aktivitas usaha desa.

Berapa lama pemerintah menanggung gaji manajer Kopdes?
Pemerintah menanggung gaji manajer selama dua tahun pertama melalui APBN.

Apa tujuan utama penyaluran subsidi lewat Kopdes?
Untuk menekan kebocoran distribusi barang subsidi dan memastikan koperasi memiliki aktivitas usaha yang menguntungkan desa.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸