Persija Ultimatum Keras! Pendukung Persib Dilarang Masuk GBK, 60 Ribu Jakmania Siap Membara
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Persija Jakarta melarang pendukung Persib Bandung datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada laga pekan kedua Super League 2026/2027, Sabtu, 12 September 2026. Larangan ini bukan tanpa alasan. Antusiasme pertandingan sangat tinggi. Lebih dari 60 ribu The Jakmania diyakini bakal meramaikan GBK. Ini kali pertama Persija kembali menjamu Persib di Jakarta setelah tujuh tahun. Musim-musim sebelumnya, laga kandang selalu digelar di luar Jakarta, seperti Bekasi dan Solo. Bahkan musim lalu bermain di Samarinda.
Karena itu, Persija mengeluarkan ultimatum tegas. 'Kepada seluruh suporter Persib Bandung, dilarang hadir dan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga Persija vs Persib, Sabtu, 12 September 2026,' tulis Persija. 'Mohon hormati ketentuan pertandingan dan tidak datang ke stadion. Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas. Dukung tim kebanggaan dari tempat masing-masing.'
Sebagai pengamat olahraga senior, saya menilai larangan ini langkah tepat. Sepak bola Indonesia masih sering diwarnai ego suporter. Tak jarang, ada saja yang nekad datang ke kandang lawan hanya untuk menunjukkan eksistensi. Padahal, tindakan begini bisa berakibat fatal. Sudah banyak korban jatuh karena aksi yang berpotensi memicu kericuhan. Persija memohon pendukung Persib tidak nekad datang ke GBK. Ini demi kelancaran pertandingan dan citra positif kompetisi. Keselamatan dan sportivitas harus di atas segalanya.
FAQ Terkait Berita Ini
Mengapa Persija melarang pendukung Persib datang ke GBK? Karena antusiasme tinggi dan lebih dari 60 ribu The Jakmania diprediksi hadir, sehingga demi keamanan dan ketertiban.
Kapan laga Persija vs Persib digelar? Sabtu, 12 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Apa sanksi bagi pendukung Persib yang tetap datang? Persija tidak menyebut sanksi spesifik, namun memohon agar tidak hadir demi menghindari kericuhan dan korban.


