⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.9 di 253 km ENE of Lospalos, Timor Leste pada 11/9/2026, 18.56.23. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.

Dubes Saudi untuk RI Soroti Aliansi Houthi-Al Shabaab dan Risiko Keamanan Regional

Dunia
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Dubes Saudi untuk RI Soroti Aliansi Houthi-Al Shabaab dan Risiko Keamanan Regional
BAGIKAN:

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi menyoroti aliansi kelompok Houthi di Yaman dan Al Shabaab di Somalia karena berpotensi mengancam keamanan perairan, stabilitas regional, hingga keamanan komunitas internasional. Pernyataan itu disampaikan di Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Jumat (11/9), dalam respons terhadap perkembangan keamanan di Timur Tengah.

Faisal mengatakan perkembangan di Timur Tengah tidak terlepas dari serangan milisi Houthi terhadap sejumlah kota di Arab Saudi. Ia menegaskan Kerajaan Arab Saudi memberi perhatian besar pada stabilitas dan keamanan Yaman serta negara kawasan. “Stabilitas dan keamanan kawasan tidak hanya berdampak bagi negara Timur Tengah, tetapi juga keamanan global,” ujarnya. Karena itu, Saudi menjalankan berbagai inisiatif untuk keselamatan dan stabilitas Yaman.

Peringatan Keamanan Regional

Namun, Faisal menyayangkan sikap Houthi yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan kelompok daripada masyarakat Yaman. Menurutnya, aliansi Houthi dan Al Shabaab perlu dilihat serius karena berpotensi berdampak pada keamanan perairan laut dan stabilitas regional. “Sekali lagi bahwa aliansi ini berdampak pada stabilitas regional, tentunya berdampak sangat terasa kepada komunitas internasional,” kata Faisal.

Ia menyebut kerja sama itu berkaitan dengan pertukaran pengalaman dan dukungan antarkelompok. Houthi disebut memberi pelatihan kepada Al Shabaab, sementara Houthi mengharapkan dukungan dari kelompok tersebut. Faisal juga menyinggung adanya kekuatan regional yang, menurutnya, menginginkan “kesinambungan kematian” yang berdampak pada stabilitas keamanan regional.

Faisal menyerukan komunitas internasional memperhatikan perkembangan tersebut. Ia menyatakan komunitas internasional tentu tidak menginginkan upaya kelompok tertentu yang dapat memperluas konflik di kawasan. Menurutnya, ada konferensi internasional yang telah menyepakati pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan perairan Timur Tengah, termasuk sejumlah selat, tetapi kelompok tersebut tetap melakukan serangan dan berupaya menjadikan wilayah itu sebagai tempat konflik.

Arab Saudi menolak tindakan tersebut. Faisal menegaskan Saudi memiliki hak sah dan legitimasi untuk menjaga serta mempertahankan teritorial dan kedaulatannya dari serangan Houthi maupun kelompok lain, sesuai hukum internasional dan konvensi PBB. Ia juga menegaskan posisi Saudi sejak awal adalah menjaga stabilitas dan keamanan Yaman, termasuk melindungi masyarakatnya.

Selain aspek keamanan, Faisal mengatakan Arab Saudi memberikan bantuan kepada Yaman melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSRelief). Total bantuan disebut mendekati $30 miliar, mencakup bantuan kemanusiaan dan berbagai bentuk bantuan lain. Ketika ditanya soal upaya menjaga stabilitas dalam negeri di tengah serangan Houthi, ia kembali menegaskan hak Saudi untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya.

Meow! Tanya Nesi!
😸