Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Erupsi Sinabung Picu Banjir Lahar Dingin, PVMBG Buka Suara: Dampak Ekonomi Mengintai?

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Indonesia
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Erupsi Sinabung Picu Banjir Lahar Dingin, PVMBG Buka Suara: Dampak Ekonomi Mengintai?
BAGIKAN:

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM akhirnya angkat bicara soal banjir lahar dingin yang menerjang tiga desa di sekitar Gunung Sinabung pada 8-9 September 2026. Kepala PVMBG, Siti Sumilah Rita Susilawati, memastikan tidak ada korban jiwa, namun status gunung tetap Siaga (Level III).

Banjir lahar dingin ini dipicu oleh hujan lebat yang membawa material sisa erupsi, termasuk batu berukuran kecil hingga besar, mengalir melalui Sungai Lau Borus dan Mardingding di sisi barat. Tiga desa terdampak adalah Perbajik, Sukatendel, dan Sigarang-garang. "Teman-teman di sana sudah melakukan pengecekan bahwa tanggal 8 ke 9 September ada banjir lahar, melanda kawasan Sinabung," ujar Siti dalam video yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (10/9/2026).

Dampak Ekonomi yang Perlu Diwaspadai

Sebagai pakar ekonomi makro, saya melihat bencana ini bukan sekadar peristiwa geologis, tetapi juga sinyal adanya risiko ekonomi yang sering terabaikan. Banjir lahar dingin dapat merusak lahan pertanian, infrastruktur jalan, dan mengganggu rantai pasok komoditas lokal. Jika tidak ditangani cepat, hal ini bisa memicu kenaikan harga pangan di pasar regional, meningkatkan klaim asuransi properti, dan menurunkan kunjungan wisata ke kawasan Danau Toba yang selama ini menjadi magnet ekonomi.

PVMBG mengimbau masyarakat di hilir untuk meningkatkan kesiapsiagaan. "Masyarakat diimbau yang hulunya ada di Gunung, termasuk Gunung Sinabung untuk mencegah preparasi kalau terjadi banjir lahar," jelas Siti. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. "Stay safe, selalu cari informasi terpercaya," tegasnya.

Pelajaran bagi Kebijakan Ekonomi

Pemerintah daerah dan pusat perlu menginternalisasi risiko bencana dalam perencanaan pembangunan. Investasi pada sistem peringatan dini, infrastruktur tahan bencana, dan diversifikasi ekonomi lokal menjadi kunci. Tanpa itu, setiap erupsi akan menjadi pukulan bagi ekonomi lokal dan stabilitas harga nasional. Kita tidak bisa terus bereaksi; kita harus mengantisipasi.

Sebagai catatan, status Siaga (Level III) masih berlaku, sehingga potensi banjir lahar susulan tetap ada. Masyarakat diminta waspada, terutama saat hujan deras. Informasi resmi dari PVMBG harus menjadi rujukan utama, bukan kabar bohong yang justru memperparah ketidakpastian.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa penyebab banjir lahar dingin di Gunung Sinabung?
Hujan lebat yang membawa material sisa erupsi, seperti batu dan abu, mengalir melalui sungai di lereng gunung.

Apakah ada korban jiwa?
Tidak. PVMBG memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Apa dampak ekonominya?
Kerusakan lahan pertanian, infrastruktur, dan gangguan rantai pasok yang berpotensi memicu inflasi lokal serta menurunkan aktivitas wisata.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸