Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Clara Langkat Curi Perhatian di Dangdut Academy 8, Perjuangan Orang Tua Jadi Buruh Cuci Karpet Bikin Terharu

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Clara Langkat Curi Perhatian di Dangdut Academy 8, Perjuangan Orang Tua Jadi Buruh Cuci Karpet Bikin Terharu
BAGIKAN:

Clara Langkat mencuri perhatian di Dangdut Academy 8. Peserta asal Langkat, Sumatera Utara, ini tampil dengan vokal menjanjikan dan pembawaan rapi. Kini namanya mulai diperhitungkan, bukan hanya karena suara, tetapi juga kisah perjuangan keluarganya.

Di atas panggung, Clara tidak sekadar mengandalkan suara merdu. Ia bekerja pada ekspresi, penghayatan, dan gestur yang selaras dengan lagu. Kombinasi itu membuatnya cepat dikenali penonton dan dinilai layak bersaing dengan para academia lainnya.

Dari Langkat ke Panggung Nasional

Berasal dari Langkat, Sumatera Utara, Clara membawa modal vokal yang menjanjikan. Kepercayaan dirinya menopang kualitas penampilan di setiap kesempatan. Paras cantik dan cara ia membangun interaksi dengan penonton turut menjadi daya tarik.

Perjalanan di D'Academy 8 menjadi ruang untuk mengasah potensi sekaligus menantang dirinya agar konsisten memberi penampilan terbaik. Setiap kesempatan tampil dimanfaatkan untuk menunjukkan kapasitas vokalnya.

Perjuangan Orang Tua di Balik Golden Ticket

Kedua orang tua Clara diketahui bekerja sebagai buruh cuci karpet, termasuk mencuci karpet untuk acara pernikahan. Clara pernah mengungkap bahwa pekerjaan ini menjadi salah satu bentuk perjuangan orang tuanya untuk menghidupi keluarga.

Ia menyebut orang tuanya mendapat bayaran sekitar Rp1.500 per orang untuk satu karpet berukuran 11 meter. Jika ayah dan ibunya mengerjakan satu karpet bersama, penghasilannya sekitar Rp3.000. Dalam sehari, orang tua Clara disebut bisa mencuci hingga sekitar 80 karpet.

Perjuangan itu menjadi motivasi bagi Clara. Golden Ticket yang diraihnya pun ia persembahkan untuk ayah dan ibunya.

Top 21 dan Tiga Standing Ovation

Clara tercatat sebagai peserta Top 21 dan berada di Grup 3 bersama Alexa, Rangga, Ari, dan Melani. Pada babak tersebut, ia membawakan “Habis Gelap Terbitlah Terang” karya Rhoma Irama dan meraih tiga standing ovation. Berkat penampilan prima, Clara dinyatakan lolos ke babak selanjutnya.

Bagi yang ingin memberi dukungan, Vidio Koins bisa dipakai untuk mengirim virtual gift. Promo ini khusus untuk pengguna Android.

Di industri hiburan yang kerap mengedepankan sensasi, kisah Clara Langkat memberi warna berbeda: bakat muda dari daerah, ditopang kerja keras keluarga, punya ruang untuk bersinar. Jika konsisten, bukan tidak mungkin Clara menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di peta musik dangdut nasional.

FAQ Terkait Berita Ini

Siapa Clara Langkat?
Clara Langkat adalah peserta Dangdut Academy 8 asal Langkat, Sumatera Utara, yang masuk Top 21 dan berada di Grup 3.

Apa yang membuat Clara mencuri perhatian?
Kombinasi vokal menjanjikan, pembawaan rapi, ekspresi, penghayatan, serta cerita perjuangan orang tuanya sebagai buruh cuci karpet.

Apa pencapaian terbaru Clara di Dangdut Academy 8?
Ia meraih tiga standing ovation saat membawakan lagu Habis Gelap Terbitlah Terang karya Rhoma Irama dan lolos ke babak selanjutnya.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸