Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Bukan Selesai: Kalbar Perpanjang Tanggap Darurat Asap Karhutla sampai 20 September

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Bukan Selesai: Kalbar Perpanjang Tanggap Darurat Asap Karhutla sampai 20 September
BAGIKAN:

Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi memperpanjang status tanggap darurat asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 20 September 2026. Keputusan itu diumumkan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan di Pontianak, Kamis (10/9), dan berlaku mulai 7 September. Perpanjangan ini diambil karena Satgas Darat dan Satgas Udara masih menggelar operasi penanganan serta pendinginan di sejumlah wilayah Kalbar.

Krisantus menyatakan, perpanjangan tanggap darurat asap menjadi konsekuensi logis dari situasi lapangan yang belum sepenuhnya terkendali. Menurut dia, operasi darat dan udara masih dibutuhkan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.

Anggaran BTT dan Mobilisasi Personel

Pemprov Kalbar juga menyiapkan dukungan anggaran, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk bencana karhutla Kalbar dan kekeringan. Dana itu dialokasikan untuk mobilisasi personel, penyediaan dan distribusi logistik, pemenuhan kebutuhan air bersih, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Dalam perspektif jurnalisme investigatif, perpanjangan status bukan sekadar pembaruan administratif. Ia adalah pengakuan bahwa persoalan asap dan kekeringan masih menjadi ancaman nyata, terutama ketika musim kemarau diprediksi berlangsung lebih lama. Karena itu, publik perlu mengawal apakah BTT benar-benar tersalurkan tepat waktu atau hanya menjadi formalitas anggaran.

Kubu Raya Perpanjang hingga Pertengahan Oktober

Langkah serupa diambil Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kubu Raya. Pemkab Kubu Raya memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul prediksi musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran mengatakan keputusan itu diambil setelah rapat evaluasi bersama sejumlah instansi, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Evaluasi dilakukan satu per satu, dan hasilnya menunjukkan kemarau masih akan berlanjut.

Yusran menyebut perpanjangan status menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penanganan dampak kemarau, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan. Pemkab Kubu Raya juga tetap memfokuskan penanganan karhutla melalui pemadaman titik api yang masih ditemukan.

Meski jumlah titik api telah jauh berkurang, petugas dan relawan tetap melakukan pemantauan serta upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran kembali meluas. Namun, berkurangnya titik api tidak boleh dibaca sebagai akhir dari krisis. Justru pada fase inilah kewaspadaan sering kendur.

Catatan Kritis

Perpanjangan status tanggap darurat asap hingga 20 September 2026 dan perpanjangan di Kubu Raya hingga pertengahan Oktober 2026 menunjukkan bahwa karhutla dan kekeringan masih menjadi agenda serius. Pemerintah perlu memastikan koordinasi lintas instansi tidak berjalan sendiri-sendiri, terutama dalam hal data titik api, distribusi logistik, dan layanan kesehatan.

Jika kemarau benar-benar berlangsung hingga Oktober, maka perpanjangan status harus diikuti dengan kesiapsiagaan anggaran, personel, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Tanpa itu, status tanggap darurat hanya akan menjadi dokumen tanpa dampak nyata di lapangan.

FAQ Terkait Berita Ini

Sampai kapan status tanggap darurat asap Kalbar diperpanjang?
Status diperpanjang mulai 7 hingga 20 September 2026.

Mengapa status tanggap darurat asap Kalbar diperpanjang?
Karena Satgas Darat dan Satgas Udara masih melakukan operasi penanganan dan pendinginan untuk mengendalikan karhutla di sejumlah wilayah.

Apa dasar perpanjangan tanggap darurat di Kubu Raya?
Hasil evaluasi bersama instansi termasuk BMKG yang memperkirakan musim kemarau masih berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸