Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini, Radius 3 Kilometer Dilarang Didekati

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini, Radius 3 Kilometer Dilarang Didekati
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi pada Kamis (10/9) pukul 09.10 WIB.
  • Letusan yang berada di perairan Selat Sunda itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik, menurut catatan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
  • Erupsi ini menambah rentetan aktivitas vulkanik yang telah berlangsung sejak 4 September 2026.

Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi pada Kamis (10/9) pukul 09.10 WIB. Letusan yang berada di perairan Selat Sunda itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik, menurut catatan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Erupsi ini menambah rentetan aktivitas vulkanik yang telah berlangsung sejak 4 September 2026. Sebelumnya, pada Rabu (9/9) pukul 00.47 WIB, Gunung Anak Krakatau juga mengalami erupsi dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik. Visual letusan saat itu tidak teramati.

Imbauan Radius 3 Kilometer

Menyusul erupsi pagi ini, Kementerian ESDM mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Imbauan ini menjadi garis batas keselamatan yang tidak boleh ditawar selama status gunung masih menunjukkan aktivitas.

Status Siaga dan Fluktuasi Energi

Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam laporannya menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung berfluktuatif dengan energi rendah. Penilaian itu merujuk pada nilai perataan amplitudo RSAM (Realtime Seismic Amplitude Measurement). Lana juga menegaskan bahwa perkembangan aktivitas masih terus dipantau dan dievaluasi, serta kemungkinan letusan dalam beberapa waktu dekat masih tinggi.

Pemerintah sampai saat ini masih menetapkan status siaga atau Level III. Penetapan itu tidak dicabut meski erupsi terus terjadi. Dalam perspektif jurnalisme bencana, status bukan sekadar stempel administratif. Ia adalah instrumen peringatan dini yang harus diterjemahkan menjadi kesiapsiagaan nyata: informasi publik yang cepat, jalur evakuasi yang jelas, dan koordinasi lintas daerah yang tidak menunggu letusan besar.

Energi rendah memang dapat menenangkan, tetapi tidak menghapus risiko. Karena itu, pemantauan berkelanjutan dan diseminasi data yang transparan menjadi kunci. Masyarakat berhak mengetahui perkembangan terbaru, bukan hanya saat gunung menunjukkan gejala ekstrem.

FAQ Terkait Berita Ini

Kapan Gunung Anak Krakatau erupsi terbaru? Erupsi terbaru terjadi Kamis, 10 September 2026, pukul 09.10 WIB.

Berapa radius aman yang dianjurkan? Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Apa status Gunung Anak Krakatau saat ini? Status masih Level III atau siaga, dengan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ