Strategi Telkomsel Garap Ekonomi K-Pop: by.U Korea Kaja! Vol.3 Tembus 2.000 Karya Anak Muda

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Strategi Telkomsel Garap Ekonomi K-Pop: by.U Korea Kaja! Vol.3 Tembus 2.000 Karya Anak Muda
BAGIKAN:

Brand digital milik Telkomsel, by.U, sukses menutup rangkaian kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk "Dance of Dreams" di Jakarta pada Minggu (6/9). Ajang ini bukan sekadar kompetisi tari biasa, melainkan langkah strategis korporasi dalam mengonversi antusiasme 2.000 talenta muda menjadi ekosistem loyalitas digital yang masif di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi nasional.

Agregasi Massa dan Pertumbuhan Eksponensial

Sepanjang penyelenggaraannya, Korea Kaja! Vol.3 mencatatkan pertumbuhan partisipasi yang signifikan sebesar 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan total 2.000 video submission, program ini berhasil menjangkau 10.000 penonton luring di lima kota besar serta lebih dari 60.000 penonton daring. Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi bisnis by.U dalam melakukan penetrasi pasar ke segmen Gen Z yang memiliki keterikatan tinggi terhadap budaya pop Korea.

Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan jawaban atas minimnya ruang bagi anak muda untuk menyalurkan gairah mereka di bidang K-Pop. Dari perspektif ekonomi makro, langkah Telkomsel ini merupakan bentuk investasi pada human capital sekaligus upaya memperkuat brand equity di mata konsumen masa depan.

Monetisasi Komunitas dan Dampak Ekonomi Kreatif

Kehadiran Khloe Kim, SM Universe Dance Trainer asal Korea Selatan, sebagai juri global memberikan validasi internasional terhadap kompetisi ini. Namun, dari sisi finansial, yang lebih menarik adalah bagaimana by.U mengintegrasikan produknya ke dalam gaya hidup komunitas. Melalui Paket K-Popers Modal Kuota dan penukaran uCoin, Telkomsel berhasil menciptakan revenue stream baru yang organik dari sektor ekonomi kreatif.

Analisis saya melihat bahwa fenomena ini adalah bukti nyata dari 'K-Pop Economy' di Indonesia. Telkomsel tidak lagi sekadar menjual pulsa atau data, melainkan menjual akses dan peluang. Dengan melibatkan 20 mitra komunitas di Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung, by.U membangun infrastruktur sosial yang memastikan keberlanjutan bisnis mereka dalam jangka panjang.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa tujuan utama dari program by.U Korea Kaja! Vol.3?

Program ini bertujuan memberikan platform bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan bakat tari K-Pop mereka sekaligus memperkuat posisi by.U sebagai brand digital yang relevan dengan gaya hidup Gen Z.

Bagaimana cara peserta untuk mendapatkan kesempatan pergi ke Korea melalui program ini?

Peserta masih memiliki peluang hingga 30 September 2026 dengan melakukan pembelian Paket K-Popers Modal Kuota atau menukarkan uCoin melalui aplikasi by.U.

Siapa saja juri yang terlibat dalam Grand Final Korea Kaja! Vol.3?

Penilaian dilakukan oleh Khloe Kim (SM Universe Dance Trainer) sebagai juri global dan Asyifa Nadya Ivan (Acipa) sebagai juri lokal, yang menilai aspek teknik hingga kemampuan membangun hubungan dengan penonton.

Meow! Tanya Nesi!
😸