Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Sarjito Kembali ke OJK: Dilantik Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Ini Tantangan Besarnya

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Sarjito Kembali ke OJK: Dilantik Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Ini Tantangan Besarnya
BAGIKAN:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memiliki pemimpin baru untuk lini pengawasan komoditas strategis. Sarjito, mantan deputi yang sudah malang melintang di tubuh regulator, dilantik sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Gedung Mahkamah Agung, Rabu (9/9), dipimpin langsung oleh Ketua MA Sunarto, dan disaksikan oleh jajaran komisioner OJK. Pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 9/P Tahun 2026, yang menandai babak baru dalam pengawasan pasar komoditas yang sedang bergeliat.

Dalam sumpah jabatannya, Sarjito mengucapkan ikrar untuk tidak memberikan atau menerima janji atau pemberian dalam bentuk apa pun, serta berjanji menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya berdasarkan peraturan perundang-undangan. "Saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945," tegasnya di hadapan majelis. Momentum ini bukan sekadar seremonial; ia membawa beban harapan untuk memperkuat tata kelola bursa mineral dan komoditas strategis yang selama ini menjadi sektor vital namun juga rawan gejolak harga dan praktik ilegal.

Bukan Wajah Baru di OJK: Rekam Jejak yang Teruji

Nama Sarjito sudah sangat akrab di koridor OJK. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal, kemudian beralih menjadi Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen, serta Deputi Komisioner Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen. Bahkan, ia sempat dipercaya sebagai Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Pengalaman lintas fungsi ini menunjukkan bahwa Sarjito memahami ekosistem keuangan dari hulu ke hilir, sebuah modal penting untuk mengawasi bursa mineral dan komoditas yang menjadi tulang punggung ekspor nasional.

Analisis saya: Kehadiran Sarjito di kursi BMKS tidak sekadar rotasi birokrasi. Ini sinyal kuat bahwa OJK serius melakukan pengawasan terintegrasi, terutama menyusul maraknya transaksi derivatif komoditas yang tidak terlaporkan dan potensi pencucian uang di sektor tambang. Dengan rekam jejak sebagai "pemburu" aktivitas ilegal, publik dan pelaku industri patut menaruh harapan pada pendekatan yang lebih preemptif dan berbasis risiko. Namun, tantangan terbesar justru ada di sisi koordinasi lintas kementerian—karena urusan mineral dan komoditas seringkali bersinggungan dengan kebijakan energi dan perdagangan.

Strategi Baru di Bawah Bayang-Bayang Volatilitas Global

Pelantikan ini terjadi di tengah tekanan inflasi global dan fluktuasi harga komoditas pasca-pandemi. Pengawasan komoditas yang efektif bukan hanya menjaga kepastian harga bagi industri, tetapi juga melindungi petani dan penambang skala kecil. Sarjito memiliki pekerjaan rumah: menyempurnakan mekanisme transparansi harga, memperkuat sistem clearing dan settlement, serta memberdayakan bursa berjangka agar menjadi rujukan harga regional. Jika ia mampu mengkombinasikan pengalaman perlindungan konsumen dengan kepiawaian mengawasi pasar modal, BMKS bisa menjadi garda terdepan dalam menciptakan ekosistem investasi yang adil.

Pasar bereaksi positif, ditandai dengan penguatan indeks saham tambang pada penutupan perdagangan hari ini. Para analis menilai, kepastian kepemimpinan di OJK akan mendorong aliran modal asing ke sektor hilir mineral. Namun, semua mata kini tertuju pada langkah pertama Sarjito: apakah ia akan melakukan audit mendadak terhadap bursa komoditas fisik, atau justru fokus pada perbaikan regulasi derivatif? Saya menilai, langkah strategis adalah melakukan pemetaan risiko secara simultan, karena kedua pintu itu sama-sama krusial.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa itu BMKS di OJK dan mengapa penting?
BMKS singkatan dari Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, salah satu unit pengawasan di OJK yang bertugas mengawasi perdagangan komoditas fisik dan derivatif, termasuk emas, timah, nikel, dan minyak sawit. Penting karena komoditas menyumbang sebagian besar ekspor Indonesia, sehingga pengawasan yang baik mencegah manipulasi harga dan melindungi kepentingan nasional.

Bagaimana latar belakang Sarjito sehingga dipilih untuk posisi ini?
Sarjito memiliki pengalaman panjang di OJK sebagai deputi di tiga bidang berbeda: pengawasan pasar modal, edukasi dan perlindungan konsumen, serta pengawasan perilaku pelaku usaha. Ia juga pernah memimpin Satgas PASTI yang memberantas pinjaman ilegal dan investasi bodong, menjadikannya figur yang memahami risiko dari sisi penegakan hukum dan perilaku pelaku.

Apakah pelantikan ini akan berdampak pada harga komoditas?
Secara langsung, pelantikan tidak mengubah fundamental harga. Namun, secara tidak langsung, kepastian regulator dan potensi pengawasan yang lebih ketat dapat meningkatkan kepercayaan investor, yang pada gilirannya stabilisasi harga jangka panjang melalui mekanisme bursa yang kredibel.

Meow! Tanya Nesi!
😸