FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Bergulir: Indonesia Tuan Rumah, Garuda Target Bangkit dan Peringkat 100!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

FIFA secara resmi merilis jadwal lengkap turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang bakal digelar di dua negara, Indonesia dan Hong Kong, mulai 24 September hingga 5 Oktober mendatang. Pengumuman yang dirilis melalui situs resmi FIFA pada Selasa (8/9) ini sekaligus menegaskan bahwa turnamen antarnegara Asia Tenggara kini berada di bawah naungan federasi dunia, dengan konsep dua divisi yang menjanjikan persaingan sengit. Bagi pecinta sepak bola Tanah Air, ini adalah panggung kebangkitan setelah pahitnya kegagalan di Piala AFF, sekaligus ujian taktik bagi skuad asuhan John Herdman untuk melesat ke peringkat 100 besar dunia.
Indonesia dan Hong Kong Tuan Rumah, Format Dua Divisi Diterapkan
Berbeda dengan edisi sebelumnya yang masih dihelat AFF, FIFA ASEAN Cup 2026 mengusung format baru: dua divisi dengan masing-masing dua grup. Timnas Indonesia ditempatkan di Grup A Divisi I bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura—satu grup yang terbilang berat mengingat Malaysia dan Singapura adalah rival abadi. Sementara itu, Hong Kong sebagai tuan rumah bersama mengisi Grup A Divisi II bersama Laos dan Brunei Darussalam. Adapun Grup B Divisi I dihuni oleh Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina, sedangkan Divisi II grup B berisi Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.
Yang menarik, lantaran kompetisi ini digarap langsung oleh FIFA, setiap kemenangan akan memberi tambahan poin signifikan bagi peringkat dunia. Ini peluang emas bagi Skuad Garuda yang tengah memburu target seratus besar FIFA—apalagi setelah mimpi juara Piala AFF sirna di ujung tanduk. John Herdman dan anak asuhnya dituntut tampil maksimal, bukan hanya untuk gelar, tapi juga sebagai persiapan menuju Piala Asia 2027.
Jadwal Padat di GBK dan Hong Kong, Laga Krusial Menanti
Berikut jadwal lengkap pertandingan yang wajib Anda catat, semuanya dalam WIB dan waktu setempat:
Divisi I – Grup A (Stadion GBK, Jakarta)
Jumat, 25 September: Bangladesh vs Malaysia (16.00 WIB) | Timnas Indonesia vs Singapura (20.00 WIB)
Senin, 28 September: Singapura vs Bangladesh (16.00 WIB) | Timnas Indonesia vs Malaysia (20.00 WIB)
Kamis, 1 Oktober: Timnas Indonesia vs Bangladesh (19.30 WIB) | Malaysia vs Singapura (19.30 WIB, Stadion SJH)
Senin, 5 Oktober: Perebutan juara 3 (16.00 WIB) | Final (20.00 WIB) – keduanya di GBK.
Divisi I – Grup B (Stadion SJH, Jakarta)
Sabtu, 26 September: Pakistan vs Thailand (16.00 WIB) | Vietnam vs Filipina (19.30 WIB)
Selasa, 29 September: Filipina vs Pakistan (16.00 WIB) | Thailand vs Vietnam (19.30 WIB)
Jumat, 2 Oktober: Thailand vs Filipina (16.00 WIB) | Vietnam vs Pakistan (16.00 WIB, GBK).
Divisi II – Grup A & B (Mong Kok & Kai Tak, Hong Kong)
Kamis, 24 September: Laos vs Brunei (17.00 lokal) | Myanmar vs Timor Leste (20.00 lokal) di Mong Kok.
Minggu, 27 September: Hong Kong vs Laos (15.00 lokal) | Kamboja vs Myanmar (18.00 lokal) di Kai Tak.
Rabu, 30 September: Timor Leste vs Kamboja (17.00 lokal) | Brunei vs Hong Kong (20.00 lokal) di Kai Tak.
Sabtu, 3 Oktober: Final Divisi II – Juara Grup A vs Juara Grup B (18.00 lokal) di Kai Tak.
Analisis: Garuda Wajib Waspada, Ini Momentum Sejarah
Sebagai pengamat, saya melihat jadwal ini sangat menguntungkan Indonesia karena semua laga kandang di GBK, kecuali final yang juga di GBK. Dukungan suporter akan menjadi energi tambahan. Namun, jangan lengah: Malaysia dan Singapura punya motivasi tinggi untuk menggagalkan ambisi kita. John Herdman perlu meracik strategi transisi cepat dan memanfaatkan kecepatan sayap, sementara lini belakang harus solid menghadapi serangan balik. Kemenangan atas Singapura di laga pembuka akan krusial untuk membangun kepercayaan diri.
Yang tak kalah penting, poin FIFA yang diperoleh dari turnamen ini bisa menggeser peringkat Indonesia ke zona 100 besar—sebuah capaian yang sudah lama dinanti. Jika Garuda juara, bukan tidak mungkin kita melihat nama Indonesia melambung di peta sepak bola Asia. Ini adalah momen bersejarah; jangan sia-siakan!
FAQ Terkait Berita Ini
Q: Apakah FIFA ASEAN Cup 2026 menggantikan Piala AFF?
A: Ya, edisi ini menjadi turnamen resmi di bawah FIFA, berbeda dengan AFF yang sebelumnya. Namun, ini adalah edisi perdana dan masih menyasar kawasan Asia Tenggara.
Q: Bagaimana cara Indonesia bisa lolos ke final?
A: Timnas Indonesia harus finis sebagai juara Grup A Divisi I, kemudian melaju ke final melawan juara Grup B. Jika finis kedua, mereka tetap berpeluang ke perebutan juara tiga.
Q: Apakah semua pertandingan disiarkan televisi nasional?
A: Belum ada konfirmasi resmi, namun mengingat ini turnamen FIFA, kemungkinan besar akan ditayangkan di stasiun TV nasional dan platform streaming berbayar.


