Drama Eliano Reijnders: Pamit ke Kakek yang Wafat, Tertahan Erupsi Krakatau, Kini Siap Guncang Persija!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Bandung, Jawa Barat – Kisah haru sekaligus menegangkan menyelimuti perjalanan Eliano Reijnders, gelandang andalan Persib Bandung, pekan lalu. Pemain kelahiran Belanda itu harus pulang ke tanah kelahirannya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kakek tercinta yang baru saja wafat. Namun, saat hendak kembali ke Indonesia, erupsi Gunung Anak Krakatau membuatnya tertahan di bandara dan memaksa dirinya absen di laga pembuka Liga Super. Kini, Eliano sudah kembali bergabung dan siap membuktikan gigi taringnya saat Persija Jakarta menjamu Maung Bandung di Stadion GBK akhir pekan ini.
Perjalanan emosional itu diungkapkan langsung oleh Eliano dalam rilis resmi Persib. "Minggu lalu saya pulang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kakek saya. Saat kembali, saya sempat tertahan di bandara karena erupsi," ujarnya. Pelatih Igor Tolic juga membenarkan kendala tersebut: "Dia sempat agak tertahan di bandara karena erupsi gunung [Anak Krakatau]." Kejadian ini memaksa Eliano melewatkan laga perdana Maung Bandung kontra PSM Makassar di Stadion GBLA, Minggu (6/9) lalu – sebuah pertandingan yang justru berakhir manis bagi Bobotoh.
Comeback Spektakuler Tanpa Eliano, Tapi Kedalaman Skuad Teruji
Meski kehilangan salah satu motor serangan, Persib sukses membalikkan keadaan atas Juku Eja. Tertinggal 0-1 lebih dulu, gol-gol dari Thom Haye dan kawan-kawan mengubah skor menjadi 3-1. Kemenangan ini membuktikan ketangguhan mental skuad asuhan Igor Tolic, namun tak bisa dipungkiri bahwa absennya Eliano sempat membuat lini tengah kehilangan kreativitas di awal babak pertama. Sebagai pengamat, saya menilai pergerakan tanpa bola dan distribusi Eliano sangat vital untuk memecah kebuntuan – dan kehadirannya kini menjadi angin segar jelang laga berat melawan Persija.
Rekor Buruk di Jakarta Jadi Tantangan Besar
Pada matchday kedua, Persib akan melawat ke Stadion Gelora Bung Karno untuk menghadapi Macan Kemayoran. Secara statistik, armada Igor Tolic punya rekor bagus saat bertemu Persija di kandang sendiri, tetapi ketika bermain di Jakarta, cerita berbeda. Fakta mencengangkan: sejak 1995, tim kebanggaan ibu kota Jawa Barat belum sekalipun sukses mencuri tiga poin di markas Persija. Rekor ini tentu menjadi beban psikologis, namun juga peluang emas untuk menorehkan sejarah baru.
Dari sudut pandang taktik, saya melihat duel di lini tengah akan menjadi kunci. Eliano dengan visi permainan dan kemampuannya membaca ruang bisa menjadi pembeda, asalkan ia sudah pulih seratus persen secara fisik dan mental setelah peristiwa duka. Jangan lupa, tekanan suara ribuan Jakmania akan menguji konsentrasi, tapi pengalaman Eliano di kompetisi Eropa mungkin justru menjadi nilai plus. Saya optimistis, jika Persib bisa menguasai bola dan memanfaatkan transisi cepat, rekor buruk itu bisa dipecahkan.
Kembalinya Eliano tepat pada waktunya memberi opsi taktis lebih luas bagi Igor Tolic, baik sebagai gelandang box-to-box maupun playmaker di belakang striker. Pertandingan ini bukan sekadar laga klasik, tapi juga ajang pembuktian bagi Eliano bahwa dirinya adalah pemimpin baru di skuad Maung Bandung. Akankah Bobotoh akhirnya merayakan kemenangan di GBK? Kita saksikan bersama.
FAQ Terkait Berita Ini
1. Kenapa Eliano Reijnders absen melawan PSM Makassar?
Eliano harus absen karena tertahan di bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau saat kembali dari Belanda usai berpamitan dengan kakek yang wafat.
2. Bagaimana rekor Persib Bandung saat bermain di kandang Persija Jakarta?
Sejak tahun 1995, Persib belum pernah menang di Stadion GBK dalam laga Liga melawan Persija. Mereka hanya mampu meraih hasil imbang atau kalah.
3. Kapan Eliano kembali berlatih bersama Persib?
Eliano sudah kembali berlatih bersama rekan-rekan setimnya setelah kendala penerbangan teratasi, dan dipastikan siap tampil pada laga melawan Persija akhir pekan ini.


