Alphard N 1882 NCI Amuk di Surabaya: Tabrak Lari, Seruduk 13 Kendaraan, 4 Luka Berat

Kriminal
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Alphard N 1882 NCI Amuk di Surabaya: Tabrak Lari, Seruduk 13 Kendaraan, 4 Luka Berat
BAGIKAN:

Surabaya, 9 September 2025 – Sebuah Toyota Alphard hitam bernomor polisi N 1882 NCI mengamuk di jalanan Surabaya, Rabu sore. Mobil mewah itu memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil dan sepuluh sepeda motor di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, setelah sebelumnya menabrak kendaraan di lampu merah dan melarikan diri. Empat orang mengalami luka berat, termasuk seorang kurir paket yang mengalami cedera kepala parah, sementara belasan kendaraan ringsek. Pengemudi Alphard kini diamankan di Polsek Sukolilo untuk penyidikan lebih lanjut.

Insiden berawal sekitar pukul 15.00 WIB di persimpangan Jalan Arif Rahman Hakim. Saksi sekaligus korban, Jeriko (26), menuturkan bahwa Alphard menabrak sebuah kendaraan di lampu merah, namun alih-alih berhenti, pengemudi justru tancap gas kabur ke arah Menur Pumpungan. “Awalnya dari lampu merah sana, dia duluan ditabrak mobil Alphard. Nah, terus yang Alphard ini kabur,” ujar Jeriko di lokasi.

Kepadatan lalu lintas sempat menghentikan laju Alphard, tetapi saat kemacetan mulai bergerak, mobil hitam itu kembali menunjukkan perilaku berbahaya. “Sempat macet, dia sempat berhenti. Berhentinya itu bukan kayak mobil biasanya, gasnya itu ditekan. Pas mulai jalan, baru dua menit kemudian dari belakang udah diseruduk semua,” jelas Jeriko, yang motornya ikut rusak parah akibat serudukan dari belakang tanpa peringatan klakson.

Kronologi Penuh: Dari Tabrak Lari ke Rantai Kecelakaan

Kesaksian lain dari Naufal (19), warga Pasuruan, memperkuat kronologi. Sebelum tiba di Menur Pumpungan, Alphard disebut menabrak sebuah Daihatsu Xenia di lampu merah, yang kemudian menabrak pengendara motor yang sedang berhenti. Pengendara motor itu mencoba mengejar Alphard, namun pelaku kembali melarikan diri. “Yang Alphardnya soalnya pas mau disuruh melipir itu kabur,” kata Naufal, yang hanya mengalami luka ringan namun motornya ringsek parah.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB menunjukkan Alphard hitam terhenti di bahu jalan depan dealer motor, dengan bagian depan ringsek dan kaca pecah. Di depannya, sebuah Toyota Yaris putih juga ringsek depan-belakang. Belasan sepeda motor dengan bodi pecah berserakan, dan sebuah gerobak bakso turut rusak, yang menurut polisi menjadi objek pertama yang ditabrak sebelum Alphard kehilangan kendali dan menabrak kendaraan parkir.

Analisis Kritis: Kelalaian dan Dugaan Obat-obatan

Di tengah tragedi ini, muncul dua dugaan kuat yang patut disorot: pertama, pengemudi Alphard diduga dalam kondisi mengantuk, seperti disampaikan Jeriko. Kedua, beredar informasi di lokasi bahwa sopir diduga mengonsumsi obat-obatan terlarang sebelum kejadian, sebagaimana diungkap Naufal. Jika benar, ini bukan sekadar kelalaian lalu lintas, tetapi potensi tindak pidana dengan konsekuensi hukum berat. Polisi masih menyelidiki, namun kejadian ini kembali mengingatkan kita pada lemahnya pengawasan terhadap pengemudi kendaraan mewah yang kerap merasa kebal hukum. Tindakan tegas dan transparansi proses hukum sangat dinanti masyarakat.

Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno, menyatakan total kendaraan yang terlibat mencapai 13 unit, dengan tiga roda empat yang sedang parkir dan sepuluh sepeda motor. Ia memastikan tidak ada korban jiwa, namun lima orang mengalami luka – empat di antaranya berat – dan telah dilarikan ke RSUD Haji. “Masih lancar yang arah dari timur, cuma kejadiannya beruntun di sini. Pertama itu nabrak bakso. Ah, mungkin hilang keseimbangan langsung nyasar yang parkir roda empat,” jelas Bambang.

Pengemudi Alphard yang sempat dikerumuni warga kini telah diamankan polisi. “Nanti oleh Reskrim nanti disidik lebih lanjut,” ujar Bambang, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah pengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat, namun penyidikan menyeluruh akan segera dilakukan.

FAQ Terkait Berita Ini

Q: Berapa total korban dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini?
A: Total 13 kendaraan (3 mobil dan 10 sepeda motor) terlibat, dengan lima korban luka, empat di antaranya luka berat. Tidak ada korban jiwa.

Q: Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?
A: Polisi masih menyelidiki, namun dugaan sementara dari saksi adalah pengemudi Alphard mengantuk atau diduga mengonsumsi obat-obatan. Polisi menunggu hasil uji laboratorium dan pemeriksaan lebih lanjut.

Q: Bagaimana nasib pengemudi Alphard sekarang?
A: Pengemudi telah diamankan di Polsek Sukolilo dan sedang dalam proses penyidikan oleh unit Reskrim. Ia akan dijerat dengan pasal lalu lintas dan mungkin pasal pidana jika terbukti ada unsur kelalaian berat atau pengaruh narkoba.

Meow! Tanya Nesi!
😸