Terjebak di Doha hingga Naik Mobil Darat! Deretan Artis yang Terkena Imbas Erupsi Krakatau
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

- itulah yang dialami sejumlah artis Tanah Air akhir pekan ini.
- Erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu abu vulkanik membuat sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ditutup sementara.
- Kejadian ini bermula pada Minggu (6/9) ketika hujan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mengganggu jalur penerbangan.
itulah yang dialami sejumlah artis Tanah Air akhir pekan ini. Erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu abu vulkanik membuat sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ditutup sementara. Akibatnya, puluhan penerbangan dibatalkan dan para selebriti pun ikut menjadi korban—mulai dari yang tertahan di Bangkok, Surabaya, hingga Doha, bahkan ada yang nekat menempuh perjalanan darat berjam-jam demi bisa pulang ke Jakarta.
Kejadian ini bermula pada Minggu (6/9) ketika hujan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mengganggu jalur penerbangan. Pihak otoritas bandara mengambil keputusan tegas untuk menutup sementara operasional demi keselamatan. Namun, keputusan itu sekaligus mengubah jadwal banyak orang, tak terkecuali para publik figur. Berikut kisah para artis yang terdampak, mulai dari yang terpaksa menginap di luar negeri hingga yang harus merogoh kocek ekstra untuk transportasi darat.
Terjebak di Bangkok, Ayu Dewi Titip Doa
Presenter Ayu Dewi seharusnya sudah mendarat di Jakarta pada Minggu (6/9) usai agenda di Bangkok, Thailand. Namun, penutupan Bandara Soekarno-Hatta membuat penerbangannya dibatalkan. Melalui unggahan Instagram, Ayu menulis, Cepat pulih Indonesiaku. Ku berdoa kita semua dilindungi. Titip doa ya supaya kita bisa pulang ke Jakarta secepatnya.
Ia pun harus memperpanjang masa tinggalnya di negeri gajah putih, menunggu kabar kapan langit perbatasan kembali bersih.
Rinni Wulandari Batal Tampil di Medan
Penyanyi Rinni Wulandari juga tak bisa meluncur ke Medan untuk acara panggung. Padahal tiket sudah di tangan, namun maskapai membatalkan semua penerbangan karena debu vulkanik. Dengan jujur ia menyampaikan permohonan maaf kepada penggemar yang sudah menunggu. Semoga kita bisa ketemu dan bernyanyi bersama di lain kesempatan ya,
tulisnya di Instagram. Kejadian ini mengingatkan kita bahwa meski sudah direncanakan matang, alam punya kuasa untuk mengubah segalanya.
Denny Sumargo: 'Jangan Anggap Sepele Abu Vulkanik'
Mantan pebasket sekaligus presenter Denny Sumargo—akrab disapa Densu—terjebak di Surabaya dan gagal pulang ke Jakarta. Penerbangannya dicancel. Namun di tengah kecewanya, Densu justru menyampaikan imbauan penting bagi masyarakat: Jangan dianggap sepele abu vulkanik, itu bisa berdampak serius bagi pernapasan dan mata,
ujarnya dalam unggahan Instagram. Sikapnya ini patut diapresiasi—di saat banyak orang sibuk mengurus diri sendiri, ia masih memikirkan keselamatan publik.
Raditya Dika Terdampar di Doha
Komika Raditya Dika juga ikut merasakan getirnya pembatalan. Ia seharusnya menjadi bintang tamu di acara talkshow Jakarta, tapi kini ia masih terdampar di Doha, Qatar. Lewat Instagram, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pawrents—sebutan untuk penggemarnya. Mohon maaf pawrents, saya belum bisa hadir di acara talkshow hari ini karena kondisi penerbangan yang tidak memungkinkan,
tulisnya. Ironisnya, ia sudah di luar negeri, namun justru pulang ke tanah air yang lebih sulit.
Andien Nekat Naik Mobil dari Semarang
Penyanyi jazzy Andien pun mengalami nasib serupa. Ia harusnya terbang dari Semarang ke Jakarta pada Minggu, tapi penerbangannya dibatalkan. Tanpa pikir panjang, ia mencari alternatif—kereta api pun habis tiket. Akhirnya, Andien memilih jalur darat dengan mobil menuju Jakarta. Perjalanan yang biasanya ditempuh sejam via udara, kini harus berjam-jam di jalan. Kisah ini menunjukkan bahwa darurat seperti ini memaksa kita berpikir kreatif, meski harus mengorbankan kenyamanan.
Selain nama-nama di atas, masih ada beberapa selebriti lain yang turut terdampak. Namun, dari cerita mereka, kita bisa belajar bahwa dampak erupsi tak hanya pada sektor penerbangan, tapi juga mengganggu mobilitas dan pekerjaan banyak orang. Sebagai pengamat hiburan, saya melihat ini menjadi pengingat bahwa industri hiburan yang serba cepat ternyata sangat rentan terhadap bencana alam. Ke depan, mungkin para artis dan agen perlu menyiapkan backup plan ekstra—misalnya jadwal longgar atau asuransi perjalanan yang mencakup pembatalan akibat bencana.
Yang tak kalah penting, imbauan Densu soal bahaya abu vulkanik harus digarisbawahi. Bagi masyarakat awam, abu ini bisa mengganggu kesehatan saluran pernapasan dan mata. Jadi, bagi yang berada di sekitar area terdampak, gunakan masker dan pelindung mata. Semoga kondisi segera membaik dan semua artis serta penumpang lain bisa pulang dengan selamat.
FAQ Terkait Berita Ini
Apa penyebab utama penutupan bandara?
Penutupan bandara terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengeluarkan abu vulkanik tinggi, mengganggu jarak pandang dan mesin pesawat, sehingga penerbangan dianggap tidak aman.
Apakah semua penerbangan ke Jakarta dibatalkan?
Ya, untuk sementara waktu, sebagian besar penerbangan menuju dan dari Jakarta—terutama dari Bandara Soekarno-Hatta—dibatalkan atau ditunda hingga kondisi abu vulkanik membaik dan otoritas bandara menyatakan aman.
Apa yang harus dilakukan jika terjebak seperti para artis?
Segera hubungi maskapai untuk opsi refund atau reschedule, cari moda alternatif seperti kereta atau darat jika memungkinkan, dan selalu pantau informasi resmi dari otoritas bandara dan BMKG terkait perkembangan erupsi.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Perpisahan Chimot: Permintaan Maaf dan Warisan 20 Tahun for Revenge

Sinematografi Romantis: Tian Xiwei Kembali ke Drama Modern 'Love Knows No Walls' dengan Nuansa Suspense Gelap

Reese Witherspoon Pangkas Separuh Staf Hello Sunshine, Fokus pada Proyek Film dan Buku
