Spoiler Ending All Wishes Come True: Pencuri Brankas Surga Berakhir Jadi Dewa Abadi!
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Jakarta – Film animasi terbaru asal Negeri Tirai Bambu, All Wishes Come True, sukses menyajikan twist tak terduga di menit-menit akhir. Berdurasi 144 menit, film garapan film China ini mengangkat ulang legenda Delapan Dewa Abadi (Ba Xian) dengan latar sebelum mereka dikenal sebagai dewa. Alih-alih kisah sakral, penonton justru disuguhi aksi kocak sekelompok manusia 'kelas teri' yang nekat membobol brankas surgawi—dan berakhir menyelamatkan semesta. Film yang tayang sejak 2 September di bioskop Indonesia ini pun menutup cerita dengan pengorbanan heroik yang berbuah keabadian, plus satu mid-credits scene yang bikin penasaran akan sekuel.
Dari Niat Curi Jadi Pahlawan Kosmos
Awal mula, Lu Dongbin dan Zhongli Quan hanya berniat menggondol Lentera Yu Xu dari brankas milik Fu, Lu, Shou. Bersama enam rekannya, mereka berencana menguasai harta karun dewa-dewa. Namun, misi berubah drastis saat mereka menemukan bukan perhiasan, melainkan bukti korupsi dewa tua dan rencana balas dendam Yang Jian, Dewa Perang yang memanipulasi tiga dewa keberuntungan. Di sinilah konflik moral muncul: selamatkan diri sendiri atau ambil risiko heroik demi bumi dan langit?
Dengan kecerdikan dan bantuan Sun Wukong, rombongan ini akhirnya terikat dengan pusaka sakti—Lu Dongbin mendapat Pedang Pembasmi Iblis, He Xianggu memegang Teratai Suci, dan lainnya. Mereka pun mantap melawan Yang Jian, yang nekat mengorbankan jiwa manusia demi tujuannya. Pertarungan epik pun tak terhindarkan.
Pengorbanan Berbuah Keabadian
Setelah berhasil mengembalikan keseimbangan alam, kedelapan tokoh tersebut memilih jalannya masing-masing, tetap membawa pusaka mereka. Penguasa tertinggi surga, yang awalnya murka, justru terenyuh dan menganugerahi mereka gelar abadi. Tak hanya itu, Zhongli Quan tersentak saat mengetahui bahwa hubungannya dengan Lu Dongbin ternyata sudah terjalin jauh sebelum keduanya dikutuk dari sekte—sebuah dinamika yang juga menguak identitas asli Lord of Dark Blade di akhir film.
Bagi saya, ini adalah penyegaran cerdas atas mitologi klasik. Alih-alih menghormati dewa secara kaku, film ini justru mengkritik kemunafikan kekuasaan surgawi dan merayakan semangat kolektif. Pendekatan 'penjahat kecil jadi pahlawan' terasa segar, meskipun beberapa adegan terasa terburu-buru. Namun, klimaks emosional antara Zhongli Quan dan Lu Dongbin berhasil menyentuh hati.
Mid-Credits Scene: Sinyal Sekuel?
Penutupan dipermanis dengan mid-credits scene yang menampilkan bayangan misterius dan isyarat tentang Dewa Perang baru. Gerbang surga yang kini bisa ditembus manusia biasa dikhawatirkan memicu ancaman baru. Sayangnya, belum ada konfirmasi resmi apakah ini akan berlanjut ke sekuel. Yang jelas, All Wishes Come True berhasil meninggalkan rasa penasaran yang menggelitik.
FAQ Terkait Berita Ini
Apakah film ini benar-benar mengubah akhir legenda Delapan Dewa?
Ya, film ini memberikan latar baru di mana delapan tokoh tersebut bukan dewa sejak awal, melainkan manusia biasa yang mendapatkan keabadian setelah aksi heroik mereka.
Apakah ada adegan setelah kredit?
Ada satu mid-credits scene yang memberi petunjuk tentang ancaman baru dan potensi sekuel, meski belum dipastikan.
Berapa durasi film All Wishes Come True?
Film ini berdurasi 144 menit atau 2 jam 24 menit.


