Lomba Sihir Bikin Kejutan! Edisi Deluxe 'Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi' Siap Bikin Geger Penikmat Musik
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Ringkasan Singkat
- Lomba Sihir merilis edisi deluxe album kedua mereka bertajuk Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi dengan 5 lagu baru.
- Lima personel kembali berkumpul pasca rilis album utama pada Mei 2025, mengolah cerita tersisa menjadi materi tambahan yang tak terpisahkan.
- Edisi deluxe ini jadi pemanasan menuju konser besar Konser Ujung Dunia yang digelar 21 November 2026 di Basketball Hall, Senayan.
Buat pecinta musik indie tanah air, bersiaplah! Lomba Sihir kembali menghadirkan kejutan lewat edisi deluxe album kedua mereka yang bertajuk Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi. Nggak cuma sekadar tambahan, paket ini jadi perpanjangan kisah yang udah dimulai dari album Obrolan Jam 3 Pagi yang rilis tahun lalu. Formasi lengkap—Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), dan Hindia (vokal)—kembali bersatu dan menambah lima materi baru, termasuk Di Seberang yang lebih dulu beredar pada 15 Juli lalu sebagai pembuka fase deluxe.
Enrico Octaviano dengan tegas menegaskan bahwa tambahan ini bukanlah rilisan terpisah. "Ini adalah sekali lagi mungkin yang belum nangkep, lima lagu ini adalah lima lagu extended dari album sebelumnya," ujarnya saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Ia kembali memperjelas, "Jadi lima lagu ini termasuk dalam album kedua kami, Obrolan Jam 3 Pagi Deluxe-nya namanya Setelah Obrolan Jam 3 Pagi. Jadi lima lagu ini tidak terpisah sama album Obrolan Jam 3 Pagi."
Lima lagu baru yang disertakan adalah "Cerita Cinta", "Hampir", "Vas Bunga", "Di Seberang", dan "Sedikit Demi Sedikit". Ide penambahan ini muncul saat kelima personel kembali berkumpul setelah merilis album utama pada 7 Mei 2025. Momentum itu membuka ruang untuk mengolah potongan cerita yang masih tertinggal dari fase album kedua. Dari sesi-sesi tersebut, mereka merapikan materi hingga menjadi lima nomor yang kini menyatu dalam edisi deluxe.
Secara tema, setiap personel membawa kisah pribadi. Tapi menurut Natasha Udu, benang merah tetap terjaga. "Sebenarnya gini sih, walaupun ini asalnya dari cerita pribadi kami masing-masing, tapi pasti kita ada benang merahnya," ujarnya. Dan dari sisi musikalitas, materi baru menyerap beragam referensi—mulai dari warna rock hingga sentuhan elektronik, seperti yang diungkapkan Enrico, "Dari perihal sound-nya balik lagi, kita tuh banyak dari kita yang dengerin rock banget."
Nggak cuma musik, visual juga dibangun sebagai kesinambungan. Sampul edisi deluxe adalah lanjutan dari artwork album sebelumnya yang digarap oleh Creative Director Sahid bersama pasangannya, Mei. "Artwork ini lanjutan sih sebenarnya. Ya ini sebenarnya lanjutan dari artwork versi yang asli dari album yang bukan deluxe ya yang rilis 16-17 bulan yang lalu," ujar Baskara Putra alias Hindia.
Dan yang paling ditunggu-tunggu, perilisan edisi deluxe ini sekaligus menjadi pemanasan menuju gelaran besar Konser Ujung Dunia! Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026 di Basketball Hall, Senayan, Jakarta. Jangan sampai kelewatan!
Analisis Pakar
Nadia Putri di sini, dan saya harus bilang: Lomba Sihir memang selalu punya cara untuk bikin kita penasaran. Edisi deluxe ini bukan sekadar 'tambahan lagu'—ini adalah pernyataan bahwa mereka nggak mau berhenti di satu fase. Dengan lima lagu baru yang konon merupakan 'potongan cerita tersisa', mereka justru menunjukkan bahwa proses kreatif itu organik dan nggak pernah bener-benar selesai. Ini bukan proyek sampingan, tapi bagian utuh dari narasi besar yang mereka bangun sejak album pertama. Saya rasa keputusan untuk mengintegrasikan lagu-lagu ini ke dalam album kedua—bukan sebagai EP terpisah—adalah langkah berani yang memperkuat kohesi karya mereka.
Dari sisi musikal, referensi yang beragam (rock, elektronik) menunjukkan bahwa Lomba Sihir nggak takut bereksperimen. Tapi yang bikin saya kagum adalah cara mereka mempertahankan benang merah emosional meskipun tiap personel membawa cerita pribadi. Ini bukan hal mudah—menggabungkan lima sudut pandang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh. Natasha Udu dan kawan-kawan berhasil menciptakan ruang di mana cerita personal bisa menjadi milik bersama, dan itulah kekuatan utama mereka. Lagu-lagu seperti "Cerita Cinta" dan "Vas Bunga"—dari judulnya saja sudah mengundang tanya—pastinya akan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar.
Yang juga patut diapresiasi adalah konsistensi visual. Kerja sama dengan Sahid dan Mei untuk artwork lanjutan menunjukkan bahwa mereka nggak main-main dalam membangun identitas visual yang utuh. Di era di mana streaming dan konten visual begitu dominan, detail seperti sampul album bisa jadi pembeda. Dan jangan lupa, edisi deluxe ini juga berfungsi sebagai 'pemanasan' menuju Konser Ujung Dunia. Saya melihat ini sebagai strategi cerdas untuk menjaga momentum—memberi fans 'sesuatu yang baru' sebelum konser besar, sekaligus mengingatkan kita akan kekuatan panggung mereka. Jika setlist konser nanti menyertakan lagu-lagu baru ini, saya yakin suasana di Basketball Hall akan meledak.
Secara keseluruhan, Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi adalah bukti bahwa Lomba Sihir nggak cuma band yang 'nge-hits' sesaat, tapi mereka adalah pencerita sejati yang terus berkembang. Edisi deluxe ini bukan penutup, melainkan jembatan menuju petualangan berikutnya. Saya sudah tidak sabar mendengar bagaimana lagu-lagu baru ini akan diterima dan bagaimana konser nanti akan menjadi puncak dari semua narasi yang mereka bangun. Bagi saya, ini adalah salah satu rilisan paling menarik tahun ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Kapan edisi deluxe Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi dirilis?
A: Edisi deluxe ini sudah dirilis pada September 2026, bersamaan dengan perilisan lima lagu baru. Namun, tanggal pasti rilisnya tidak disebutkan secara spesifik, namun sudah tersedia di platform digital. - Q: Apa saja lagu baru yang ada di edisi deluxe ini?
A: Ada lima lagu baru, yaitu Cerita Cinta, Hampir, Vas Bunga, Di Seberang, dan Sedikit Demi Sedikit. Di Seberang sudah lebih dulu dirilis pada 15 Juli 2026 sebagai singel pembuka. - Q: Kapan dan di mana konser Konser Ujung Dunia akan digelar?
A: Konser tersebut dijadwalkan pada 21 November 2026 di Basketball Hall, Senayan, Jakarta. Ini akan menjadi gelaran besar Lomba Sihir setelah merilis edisi deluxe.


