Alfarizi Bikin Sejarah! Gol Pembuka Super League 2026/2027 yang Mengguncang Kanjuruhan
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Kapten Arema FC, Alfarizi, mencetak gol pertama musim 2026/2027 hanya 6 menit setelah kick-off.
- Gol tercipta dari tusukan apik bek kiri itu usai menerima umpan terukur dari Gabriel Silva.
- Arema langsung menggandakan keunggulan via Diego Landis dari sepak pojok, skor 2-0 di pekan perdana.
Malang bergemuruh! Alfarizi, sang kapten Arema FC, mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama dalam sejarah Super League 2026/2027. Laga pembuka melawan Isen Mulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9) sore, baru berjalan 6 menit ketika bek kiri berusia 34 tahun itu menerobos kotak penalti.
Umpan terobosan dari gelandang Brasil Gabriel Silva langsung disambar oleh Alfarizi tanpa kontrol berlebihan. Dengan kaki kanannya, ia melepaskan tembakan melambung yang deras menghujam jala gawang Jefri Wibowo, kiper lawan yang hanya terdiam melihat bola masuk. Gol yang tak terbendung, penuh determinasi, dan langsung membakar semangat Singo Edan.
Keunggulan tak berlangsung lama. Hanya 8 menit berselang, giliran bek tengah asal Argentina, Diego Landis, yang mencetak gol perdana untuk Arema. Sepak pojok eksekusi Gustavo Franca β yang juga berasal dari Brasil β dilepaskan ke tiang dekat. Landis menyambutnya dengan tandukan keras yang membuat kiper Isen Mulang tak berkutik. Skor 2-0 menjadi kenyataan sebelum pertandingan memasuki menit ke-15.
Laga ini menjadi pembuka musim baru Super League, sekaligus panggung pertama bagi tim promosi Isen Mulang yang harus mengakui ketangguhan tuan rumah. Setelah laga ini, malam harinya Bali United akan menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta pukul 19.00 WIB, menyusul duel seru pekan perdana.
Susunan pemain yang diturunkan menunjukkan kekuatan Arema: Muhammad Adi Satryo di bawah mistar; lini belakang Walisson Maia, Diego Landis, Alfarizi, dan Achmad Maulana Syarif; gelandang Betinho, Alfeandra Dewangga, Careca, Gustavo Franca; dan duet penyerang Gabriel Silva serta Marcos Vinicius. Sementara Isen Mulang mengandalkan Jefri Wibowo, Ardi Ramdani, Douglas Cruz, Galuh Aryanata, Gufroni Al Ma'ruf, Leo Lelis, Brayen Pondaag, Makan Konate, Modou Manneh, Sergio Mendonca, dan VinΓcius Baiano.
Analisis Pakar
Saya, Dimas Pratama, melihat dua pelajaran taktis penting dari laga pembuka ini. Pertama, efektivitas serangan sayap Arema terbukti mematikan. Gol Alfarizi bukanlah kebetulan. Pola umpan Silva dari sisi kiri menuju ruang kosong di antara bek dan kiper adalah skema yang sering dilatih oleh pelatih Arema. Kecepatan tusukan Alfarizi β meski usianya tak muda β menunjukkan bahwa insting bek kiri yang haus gol masih membara. Ini menjadi sinyal bagi tim lain: jangan biarkan Alfarizi bebas di area penalti karena ia bisa menjadi ancaman kedua setelah striker utama.
Kedua, kelemahan pertahanan Isen Mulang dari bola mati langsung diekspos. Gol Diego Landis dari sepak pojok menandakan bahwa tim promosi masih kesulitan membaca pergerakan di kotak penalti. Saat Franca mengarahkan bola ke tiang dekat, tidak ada pemain Isen Mulang yang mampu mengganggu tandukan Landis. Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi pelatih Isen Mulang, terutama karena mereka akan menghadapi tim-tim yang lebih berpengalaman dalam memanfaatkan set-piece.
Namun, saya juga mencatat bahwa Arema belum sepenuhnya sempurna. Lini tengah yang dihuni Betinho dan Careca terlihat masih mencari ritme. Beberapa kali umpan terputus dan serangan balik Isen Mulang cukup mengancam, terutama dari kecepatan Modou Manneh. Jika Arema ingin menjadi kandidat juara, mereka harus memperbaiki transisi pertahanan-serangan agar tidak mudah kehilangan bola di tengah lapangan.
Secara keseluruhan, kemenangan ini adalah modal berharga. Namun, musim masih panjang. Saya menantikan bagaimana Arema mempertahankan konsistensi, sementara Isen Mulang harus segera berbenah jika tak ingin terperosok di zona merah. Pertandingan ini juga mengirimkan pesan bahwa Super League musim ini bakal penuh kejutan β karena gol pertama sudah tercipta dari bek, bukan penyerang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa pencetak gol pertama Super League 2026/2027?
A: Gol pertama dicetak oleh Alfarizi, kapten Arema FC, pada menit ke-6 melawan Isen Mulang Kalteng FC. - Q: Bagaimana skor akhir pertandingan Arema vs Isen Mulang?
A: Pertandingan berakhir dengan kemenangan Arema 2-0, dengan gol tambahan dari Diego Landis pada menit ke-14. - Q: Kapan dan di mana laga pembuka Super League musim 2026/2027 berlangsung?
A: Laga pembuka digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/9) pukul 15.00 WIB, yang menjadi bentrok Arema FC dan Isen Mulang Kalteng FC.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
