5 Kandidat Juara Super League 2026/2027: Persib Masih Kokoh, Kejutan Bhayangkara Siap Mengguncang!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Persib Bandung, juara bertahan tiga kali beruntun, tetap jadi unggulan meski pergantian pelatih.
- Persebaya Surabaya termotivasi gelar juara untuk ulang tahun ke-100 klub pada 2027.
- Bhayangkara FC dengan pelatih anyar Oscar Bruzon menjadi kuda hitam yang patut diwaspadai.
Lima tim besar siap berburu gelar juara Super League 2026/2027. Persib Bandung, juara bertahan tiga kali beruntun, masih menjadi kandidat terkuat. Meski ada pergantian pelatih, skuad Maung Bandung tetap menjanjikan, apalagi mereka akan berlaga di AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 yang otomatis mengasah mental dan kualitas pemain level Asia.
Tim asuhan Igor Tolic ini diperkuat lima pemain naturalisasi dan deretan pemain lokal jebolan Timnas Indonesia. Gaya main solid yang diperlihatkan saat pramusim menjadi modal besar, namun konsistensi akan menjadi ujian utama bagi skuad yang bermarkas di Stadion Si Jalak Harupat.
Di urutan kedua, Persebaya Surabaya muncul dengan ambisi membara. Gelar Piala Presiden 2026 bukan sekadar trofi, melainkan bukti soliditas racikan Bernardo Tavares. Semangat skuad Bajol Ijo sedang berada di puncak karena pada 2027, usia klub genap 100 tahun—mereka ingin mempersembahkan gelar sebagai kado istimewa.
Selanjutnya, Persija Jakarta yang kini ditangani Shin Tae Yong mendatangkan pemain bintang dengan harga tinggi. Permainan Macan Kemayoran memang menjanjikan, tetapi tantangan terbesar justru di luar lapangan: hubungan dengan suporter. Jika masalah ini tak terselesaikan, psikologis pemain bisa terganggu di momen krusial.
Tak kalah mentereng, Borneo FC yang menjadi runner up musim lalu. Skuad Pesut Etam akan tampil di AFC Challenge League dan ASEAN Championship, namun pergantian pelatih—kepergian Fabio Lefundes ke Java United—bisa menjadi faktor penentu konsistensi mereka.
Terakhir, Bhayangkara FC menjadi kuda hitam yang paling menarik. Hadirnya Oscar Bruzon, pelatih dengan rekam jejak juara di berbagai kompetisi Asia, memberi efek kejut. Dengan stabilitas keuangan dan skuad yang menjanjikan, tim berbasis di Lampung ini siap mencuri perhatian.
Analisis Pakar
Saya, Dimas Pratama, melihat persaingan musim ini lebih terbuka dibanding tahun-tahun sebelumnya. Persib memang masih unggul di atas kertas, tetapi jangan lupa bahwa pergantian pelatih selalu membawa masa adaptasi. Igor Tolic harus cepat mematangkan taktik karena jadwal ACL 2 akan menguras energi. Kunci Persib ada pada kedalaman skuad—bisakah mereka menjaga ritme saat rotasi pemain dilakukan? Saya ragu jika mereka hanya mengandalkan starting XI.
Persebaya adalah ancaman nyata. Bernardo Tavares sudah membuktikan bahwa ia mampu membaca permainan lawan dengan cerdas. Yang membuat saya optimis adalah motivasi tambahan dari ulang tahun ke-100 klub. Faktor psikologis ini seringkali menjadi 'extra power' yang tak terukur. Namun, saya khawatir dengan beban ekspektasi yang terlalu tinggi—bisakah para pemain tetap tenang saat tekanan memuncak?
Persija di bawah Shin Tae Yong adalah teka-teki menarik. Kita tahu STY punya filosofi menyerang yang atraktif, tetapi di Liga Indonesia, keseimbangan lini belakang sering jadi masalah. Dengan pemain bintang baru, saya menilai Persija punya potensi ledakan, tapi jika hubungan dengan Jakmania retak, itu bisa menjadi bumerang. Saya ingat musim-musim lalu ketika konflik suporter membuat performa tim ambrol di tengah jalan.
Satu nama yang saya sorot serius adalah Bhayangkara FC. Oscar Bruzon adalah pelatih yang paham betul sepak bola Asia—dia tidak hanya juara, tapi juga membangun mental juara. Keuangan yang stabil membuat mereka bisa bergerak cepat di bursa transfer. Saya berani bertaruh, Bhayangkara akan menjadi tim paling sulit ditebak musim ini. Jika mereka bisa menjaga kekompakan awal, jangan heran jika mereka menembus tiga besar. Secara keseluruhan, persaingan musim ini akan penuh kejutan taktis—bukan hanya soal bintang, tapi juga strategi dan mentalitas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa kandidat terkuat juara Super League 2026/2027?
A: Persib Bandung masih jadi unggulan utama berstatus juara bertahan tiga kali, namun Persebaya, Persija, Borneo FC, dan Bhayangkara FC juga sangat serius bersaing. - Q: Apakah pergantian pelatih mempengaruhi peluang juara Persib?
A: Bisa, karena adaptasi taktik butuh waktu. Namun skuad Persib yang berkualitas dan pengalaman di ACL 2 bisa mempercepat proses tersebut. - Q: Mengapa Bhayangkara FC disebut kuda hitam?
A: Karena kedatangan pelatih Oscar Bruzon yang punya rekor juara di Asia, serta stabilitas finansial dan skuad yang menjanjikan, membuat mereka layak diwaspadai sebagai perusak dominasi tim besar.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
