Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Jonatan Christie dan 3 Wakil Indonesia Siap Gebuk Lawan di 16 Besar China Masters 2026!

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Jonatan Christie dan 3 Wakil Indonesia Siap Gebuk Lawan di 16 Besar China Masters 2026!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Empat wakil Indonesia lolos ke babak 16 besar China Masters 2026 tanpa terkalahkan.
  • Jonatan Christie (unggulan 1) akan berhadapan dengan Jason Gunawan dari Hong Kong di lapangan 1.
  • Dua ganda putra dan satu ganda campuran juga siap tempur, dengan target mengakhiri puasa gelar sejak 2019.

Pecinta bulu tangkis tanah air, bersiaplah! China Masters 2026 di Shenzhen Arena memasuki babak 16 besar pada Kamis (3/8), dan empat wakil Indonesia masih bertahan dengan performa apik. Seluruh wakil yang dikirimkan lolos ke babak kedua, sebuah modal luar biasa untuk menembus podium tahun ini.

Babak 16 besar akan bergulir mulai pukul 09:00 waktu setempat (08:00 WIB). Sorotan utama tertuju pada Jonatan Christie yang menjadi unggulan pertama. Jojo akan turun di pertandingan kedua Lapangan 1 melawan wakil Hong Kong, Jason Gunawan. Kemenangan di laga ini akan membawanya semakin dekat ke gelar yang terakhir kali diraih Indonesia di tahun 2019.

Usai aksi Jojo, giliran Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhadapan dengan ganda Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, pada pertandingan kesembilan Lapangan 1. Lalu pada pertandingan ke-13, dua wakil Indonesia akan turun bersamaan. Unggulan enam ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, bertemu ganda Denmark, Daniel Lungaard/Mads Vestergaard di Lapangan 1. Sementara itu, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menghadapi pasangan Malaysia, Tee Kai Wun/Yap Roy King, di lapangan yang sama.

Indonesia sendiri cukup lama merindukan juara di China Masters. Terakhir kali Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menjadi juara pada 2019. Sejak itu, wakil Indonesia hanya mampu menjadi runner-up dan peringkat ketiga. Jonatan pernah jadi runner-up tunggal putra pada 2024, Sabar/Reza juga runner-up di tahun yang sama, sedangkan Fajar Alfian/M Shohibul Fikri meraih podium ketiga pada 2025. Kini, empat wakil siap mengubah sejarah!

Analisis Pakar

Saya Dimas Pratama, dan saya tidak bisa menyembunyikan antusiasme saya melihat skuad Indonesia di China Masters tahun ini. Keempat wakil memiliki kualitas dan pengalaman yang mumpuni, namun tantangan terbesar bukan hanya soal skill, tapi juga konsistensi dan ketahanan mental di turnamen super 750 ini. Jonatan Christie sebagai unggulan pertama punya beban besar, tapi justru inilah momen terbaiknya untuk membuktikan bahwa dirinya layak disebut sebagai penerus tunggul putra Indonesia. Jason Gunawan bukan lawan sepele, tetapi dengan pola permainan cepat dan variasi serangan yang dimiliki Jojo, saya yakin dia bisa melangkah mulus ke perempat final.

Untuk sektor ganda putra, saya sangat penasaran dengan duet Leo/Daniel. Mereka punya kecepatan dan kekuatan pukulan yang sering menyulitkan pasangan Jepang. Namun, mereka harus waspada dengan permainan net yang rapi dan pertahanan solid ala Nomura/Shimogami. Sementara itu, Sabar/Reza yang jadi unggulan enam patut diwaspadai. Mereka sudah menunjukkan peningkatan signifikan dalam rotasi dan penempatan bola, meskipun lawan dari Denmark selalu memiliki servis dan smash tajam. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Sabar/Reza untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di jajaran elit dunia.

Yang paling menarik adalah pasangan ganda campuran Ali/Devin. Mereka masih muda, tetapi sudah berani tampil lepas. Menghadapi pasangan Malaysia yang lebih berpengalaman, Tee Kai Wun/Yap Roy King, mereka harus bermain tanpa beban dan memaksimalkan kecepatan serta variasi pukulan. Jika mereka bisa membaca pola permainan lawan, bukan tidak mungkin mereka menjadi kejutan di turnamen ini. Secara keseluruhan, saya menilai peluang Indonesia cukup terbuka untuk menembus final, bahkan merebut gelar. Tapi itu semua tergantung pada bagaimana para pemain mengelola emosi dan energi di setiap pertandingan. China Masters selalu menjadi ajang yang keras, dan kali ini kita berharap sejarah baru tercipta.

Saya juga menekankan pentingnya dukungan mental dari pelatih dan rekan-rekan di tim. Kehadiran tim pelatih yang solid, seperti yang sudah terbukti di beberapa turnamen sebelumnya, menjadi kunci. Para pemain harus tetap fokus pada strategi, bukan pada tekanan menjadi juara. Jika mereka bisa menjalankan pola permainan yang sudah dilatih, saya yakin Indonesia bisa mengakhiri puasa gelar sejak 2019. Mari kita dukung penuh perjuangan empat wakil kita hari ini!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Jam berapa Jonatan Christie bermain di 16 besar China Masters 2026?
A: Jonatan akan bermain pada pertandingan kedua di Lapangan 1, yang diperkirakan mulai sekitar pukul 09:30 WIB setelah pertandingan pertama selesai.

Q: Siapa saja wakil Indonesia yang lolos ke babak 16 besar China Masters 2026?
A: Empat wakil Indonesia adalah Jonatan Christie (tunggal putra), Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra), Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra), dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi (ganda campuran).

Q: Kapan terakhir kali Indonesia juara di China Masters?
A: Terakhir kali Indonesia menjadi juara China Masters adalah pada tahun 2019, saat Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menjuarai ganda putra.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ