Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ali/Devin Guncang Ganda Putra Malaysia, Lolos ke 16 Besar China Masters 2026!

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ali/Devin Guncang Ganda Putra Malaysia, Lolos ke 16 Besar China Masters 2026!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudim menaklukkan unggulan Malaysia 5-0 di babak 32 besar.
  • Pertandingan berakhir 21-16 pada set pertama; lawan, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, mundur tanpa melanjutkan set kedua.
  • Kemenangan ini mengantar duo muda Cipayung ke 16 besar, menanti pemenang antara Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan vs Tee Kai Wun/Yap Roy King.

Di Shenzhen Arena pada Selasa (1/9), pasangan ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudim menampilkan taktik agresif melawan duo unggulan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Kedua pasangan saling bertukar poin hingga 6-6 pada set pertama, namun Indonesia melesat dengan lima poin beruntun, menutup set pertama 21-16.

Setelah jeda, Goh/Nur sempat menekan kembali, menyamakan kedudukan menjadi 12-12, namun Ali/Devin kembali menguasai momentum. Pada 13-13, mereka menambah satu poin lagi dan terus menambah jarak hingga menutup set pertama dengan selisih lima poin. Lawan pun memutuskan mundur tanpa melanjutkan set kedua, meninggalkan pertanyaan tentang alasan penarikan diri mereka.

Kemenangan ini mengantar China Masters 2026 ke babak 16 besar bagi duo muda Cipayung. Selanjutnya mereka akan berhadapan dengan pemenang laga antara Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan dan Tee Kai Wun/Yap Roy King. Ali/Devin kini bergabung dengan duo ganda putra Indonesia lainnya: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang akan bertanding malam ini, serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang dijadwalkan bermain besok.

Di sektor lain, Jonatan Christie sudah mengamankan tiket ke babak kedua setelah mengalahkan Leong Jun Hao, dan akan bertemu Jason Gunawan pada ronde selanjutnya.

Analisis Pakar

Penampilan Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudim menunjukkan evolusi signifikan dalam taktik ganda putra Indonesia. Mereka tidak hanya mengandalkan kecepatan raket, melainkan juga menyiapkan pola serangan yang terkoordinasi, memaksa lawan menyesuaikan posisi setiap kali mereka melakukan smash diagonal. Keputusan untuk menekan di awal set, menutup jarak 6-6, dan kemudian melancarkan serangkaian pukulan net kill terbukti menjadi kunci menguasai ritme pertandingan.

Strategi defensif Malaysia yang sempat menyeimbangkan skor menjadi 12-12 tampak terhambat oleh kurangnya variasi servis. Ali/Devin memanfaatkan kelemahan ini dengan meningkatkan variasi servis pendek dan high serve, memaksa Goh/Nur keluar dari zona nyaman mereka. Hal ini menegaskan pentingnya adaptasi taktis dalam level dunia, di mana satu kesalahan servis dapat menjadi titik balik.

Keputusan Goh/Nur untuk mundur tanpa melanjutkan set kedua menimbulkan spekulasi. Jika disebabkan cedera, hal ini menyoroti kebutuhan tim Malaysia untuk memperkuat kebugaran fisik pemain ganda putra mereka. Di sisi lain, jika keputusan bersifat taktis, maka Indonesia berhasil menekan lawan hingga mereka merasa tidak ada jalan keluar.

Ke depan, Ali/Devin harus menyiapkan strategi melawan pasangan yang kemungkinan akan menampilkan permainan serba cepat dan serangan backhand yang tajam. Mengingat mereka akan menghadapi pemenang antara Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan atau Tee Kai Wun/Yap Roy King, persiapan mental dan taktik khusus untuk mengatasi variasi serangan lawan menjadi krusial. Jika mereka dapat mempertahankan konsistensi servis dan meningkatkan agresivitas di net, peluang untuk melaju ke perempat final sangat terbuka lebar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Mengapa Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur tanpa melanjutkan set kedua?
    A: Hingga kini belum ada pernyataan resmi; kemungkinan besar karena cedera atau pertimbangan taktis setelah kekalahan set pertama.
  • Q: Siapa lawan potensial Ali/Devin di babak 16 besar?
    A: Mereka akan bertemu pemenang antara Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan dan Tee Kai Wun/Yap Roy King.
  • Q: Bagaimana posisi Indonesia di ganda putra pada China Masters 2026?
    A: Indonesia menampilkan tiga pasangan kuat: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Ali/Devin yang kini melaju ke 16 besar.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ