Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Leony Bikin Penonton Ngakak di Ghosthing! Cici Bawel yang Kepanasan Cheongsam Bikin Heboh

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Leony Bikin Penonton Ngakak di Ghosthing! Cici Bawel yang Kepanasan Cheongsam Bikin Heboh
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Leony kembali ke layar lebar sebagai Cinhat, hantu "cici" yang cerewet tapi setia di film horor komedi Ghosthing.
  • Syuting di pemakaman Dharmawangsa bikin aktris ini kepanasan karena harus pakai cheongsam ketat.
  • Meski genre komedi, para pemain sepakat tidak paksa kelucuan; humor muncul alami dari interaksi karakter.

Siapa sangka hantu yang satu ini justru jadi pusat tawa? Leony kembali menancapkan kaki di dunia film dengan peran Cinhat di Ghosthing. Karakter Cinhat digambarkan sebagai “cici‑cici” yang suka ngomel, tapi hati‑nya lembut dan selalu siap melindungi geng Ghost. "Dia paling vokal, paling dominan, dan memang bawel, tapi semua itu karena sayang banget sama temen‑temennya," ujar Leony saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (30/8/2026).

Walau film ini berlabel horor komedi, Leony menegaskan bahwa tidak ada yang dipaksa untuk “ngelucu”. Semua pemain sepakat bermain serius sesuai karakter masing‑masing, biar kelucuan muncul secara organik lewat dinamika grup. "Humor itu muncul dari interaksi, bukan dari gimmick," katanya.

Masalahnya? Kostum! Cinhat harus tampil dalam cheongsam tradisional yang menutupi leher hingga kaki. Saat adegan aksi di luar ruangan—penuh gerakan, fighting, bahkan pakai sling—syuting dilakukan tepat jam 12 siang di tengah pemakaman. "Gerahnya luar biasa, napas sesak, sampai tiap kali sutradara bilang ‘Cut!’ gue buru‑buru buka sleting sampai cuma tank top," keluh Leony.

Di samping Leony, film ini menampilkan Baskara Mahendra, Yasamin Jasem, Tanta Ginting, Siti Fauziah, Tigor, Chika Waode, dan Reinold. Penonton bisa menantikan debut horor komedi yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober 2026.

Analisis Pakar

Secara konseptual, Ghosthing mencoba menyeimbangkan dua genre yang secara tradisional berlawanan: horor yang menegangkan dan komedi yang menggelitik. Pilihan menempatkan karakter “cici‑bawel” sebagai pusat narasi adalah langkah cerdas untuk mengalirkan humor secara natural. Karakter Cinhat, yang sekaligus menonjolkan stereotip “cici” dalam budaya Tionghoa, berhasil di‑re‑interpretasi menjadi sosok yang kuat, setia, dan tak takut mengeluarkan suara keras. Ini memberi ruang bagi penonton untuk merasakan empati sekaligus tertawa.

Namun, tantangan terbesar terletak pada eksekusi visual. Penggunaan cheongsam sebagai kostum utama memang menambah nilai estetika, tetapi juga menimbulkan masalah praktis yang jelas dirasakan oleh aktris. Dari sudut pandang produksi, keputusan syuting di lokasi terbuka pada siang hari—terutama di area pemakaman—menambah atmosfer horor, namun harus diimbangi dengan penyesuaian logistik (misalnya pendingin atau jadwal pengambilan gambar di jam lebih sejuk). Jika tidak, risiko kesehatan kru dan aktor meningkat, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kualitas performa.

Selanjutnya, keputusan kolektif para pemain untuk tidak “memaksa” kelucuan menandakan kedewasaan profesional. Pendekatan ini menghindari humor paksa yang sering menjadi bumerang dalam film komedi‑horor. Sebaliknya, interaksi organik antar‑karakter—dengan perbedaan kepribadian yang tajam—menjadi sumber tawa yang lebih otentik. Ini sejalan dengan tren film modern yang menekankan karakter‑driven comedy.

Terakhir, dari perspektif pasar, film ini berpotensi menarik demografis muda‑muda yang menyukai genre campuran serta penonton yang penasaran dengan penampilan Leony yang kini lebih “berani”. Jika promosi menyoroti sisi “cici bawel” yang lucu sekaligus aksi seru di lokasi eksotis, Ghosthing dapat menjadi hit box office musim gugur 2026.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan film Ghosthing akan tayang di bioskop Indonesia?
    A: Film ini dijadwalkan rilis pada 30 Oktober 2026.
  • Q: Siapa saja pemeran utama dalam film ini?
    A: Selain Leony sebagai Cinhat, film ini menampilkan Baskara Mahendra, Yasamin Jasem, Tanta Ginting, Siti Fauziah, Tigor, Chika Waode, dan Reinold.
  • Q: Mengapa Leony merasa kepanasan saat syuting?
    A: Karena harus memakai cheongsam ketat di lokasi terbuka pada siang hari yang terik, ditambah adegan aksi yang intens.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸