Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Bilal Hasan Si Pencetus Kejutan: Butuh 3 Tahun untuk Menjadi Penantang Juara UFC!

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Bilal Hasan Si Pencetus Kejutan: Butuh 3 Tahun untuk Menjadi Penantang Juara UFC!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Petarung 25‑tahun asal Indonesia, Bilal Hasan, mencatat dua kemenangan spektakuler dalam 18 hari.
  • Setelah menaklukkan Mridul Saikia dalam 45 detik di Dana White's Contender Series, ia menggebrak debut UFC melawan Nilson Rojas di UFC Shanghai.
  • Pengamat Fransino menilai ia masih jauh dari 10 besar ranking, memperkirakan butuh 2‑3 tahun lagi untuk menjadi kontender sejati kelas terbang.

Bilal Hasan, sang petarung berdarah Indonesia yang kini menorehkan jejak di panggung UFC, kembali memukau dunia MMA. Dalam rentang waktu singkat 18 hari, sang 25‑tahun muda berhasil menumpahkan dua kemenangan yang menggetarkan: pertama, ia menundukkan Mridul Saikia hanya dalam 45 detik pada Dana White's Contender Series, membuka gerbang resmi ke UFC.

Tak mau beristirahat, Bilal melanjutkan aksi gemilangnya di UFC Shanghai pada akhir pekan lalu. Debutnya di octagon utama berujung pada KO brutal melawan Nilson Rojas, menambah catatan impresifnya: sembilan kemenangan, satu no‑contest dari sepuluh pertarungan. Statistik ini menegaskan bahwa ia bukan sekadar “rookie” biasa, melainkan bintang yang sedang naik.

Namun, di balik sorotan lampu sorot, Fransino, pengamat senior MMA, mengingatkan bahwa perjalanan menuju puncak masih panjang. “Kalau sekarang ini saya rasa belum bisa dia disebut sebagai contender yang serius. Dia baru memenangkan debut. Tentunya dia harus menaiki ranking, mungkin sekarang ini masuk ke 20‑30 besar,” ujarnya kepada CNN Indonesia pada 31 Agustus.

Menurut Fransino, Bilal harus menembus zona elit—10 besar ranking kelas terbang—sebelum benar‑benar dipertimbangkan sebagai penantang sabuk juara. “Ke depannya ini akan diuji dengan berbagai teknik lainnya yang lebih variatif. Hitungan saya mungkin butuh waktu dua sampai tiga tahun lagi sampai dia akhirnya bisa menjadi kontender,” pungkasnya.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat olahraga yang telah menelusuri ribuan pertarungan MMA, saya melihat Bilal Hasan bukan sekadar fenomena sesaat. Kecepatan penyelesaian pertarungan melawan Saikia (45 detik) dan Rojas (KO cepat) menunjukkan kombinasi eksplosifitas fisik dan kecerdasan taktis yang jarang ditemui pada petarung seumurannya. Ia menguasai jarak, memanfaatkan footwork yang lincah, serta menyiapkan serangan berlapis—dari jab cepat hingga takedown yang terukur.

Namun, tantangan utama yang akan dihadapi Bilal adalah konsistensi melawan lawan yang lebih berpengalaman dan beragam gaya. Di kelas terbang UFC, nama‑nama seperti Aljamain Sterling, Petr Yan, atau Alexandre Pantoja memiliki arsenal teknik yang tidak hanya mengandalkan kekuatan, melainkan juga strategi jangka panjang. Bilal harus menambah kedalaman game‑plannya, terutama dalam pertahanan ground‑and‑pound dan transisi dari striking ke grappling.

Selain aspek teknis, faktor psikologis tidak kalah penting. Memasuki 10 besar ranking berarti berada di sorotan media global, tekanan mental yang dapat memengaruhi performa. Bilal perlu membangun tim pendukung yang solid—pelatih, analis video, dan psikolog olahraga—untuk menjaga fokus dan mengelola ekspektasi publik.

Jika ia berhasil menyesuaikan diri dengan kecepatan ritme UFC, menambah variasi serangan, serta mengasah mentalitas juara, maka prediksi tiga tahun yang diberikan Fransino bukan sekadar spekulasi, melainkan timeline realistis. Saya yakin, dengan kerja keras dan manajemen karier yang tepat, Bilal Hasan dapat menembus 10 besar dan menantang gelar juara kelas terbang dalam rentang 2028‑2029.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Berapa lama Bilal Hasan diperkirakan menjadi kontender kelas terbang UFC?
    A: Pengamat memperkirakan 2‑3 tahun, tergantung naiknya ranking hingga masuk 10 besar.
  • Q: Apa saja kemenangan penting Bilal Hasan sebelum debut UFC?
    A: Ia mengalahkan Mridul Saikia dalam 45 detik di Dana White's Contender Series dan meraih KO melawan Nilson Rojas di UFC Shanghai.
  • Q: Siapa yang menilai Bilal belum siap menjadi penantang juara?
    A: Pengamat MMA senior Fransino, yang menyatakan Bilal masih berada di peringkat 20‑30 besar.
Meow! Tanya Nesi!
😸