Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Menkeu Purbaya Terpesona dengan Xpeng X9: MPV Listrik Mewah yang Menggoyang Segmen Alphard!

OtomotifRaka MahendraRaka MahendraSumber: CNN Otomotif
Raka Mahendra
Raka Mahendra
Jurnalis Otomotif

Pakar modifikasi kendaraan dan tren pasar motor di Asia Tenggara.

Menkeu Purbaya Terpesona dengan Xpeng X9: MPV Listrik Mewah yang Menggoyang Segmen Alphard!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

\n
    \n
  • Menkeu Purbaya mengonfirmasi kepemilikan Xpeng X9, MPV listrik mewah dengan harga mulai Rp1,14 miliar.
  • \n
  • X9 menawarkan tiga varian baterai (LFP 94,8 kWh dan NCM 110 kWh) dengan jarak tempuh hingga 715 km dan output 235 kW/450 Nm.
  • \n
  • Fitur eksklusif termasuk rear wheel steering, sistem XPilot Assist dengan 27 sensor, kabin eksekutif dengan kursi '0 gravitasi' dan sistem audio 27 speaker.
  • \n
\n\n

Menkeu Menkeu Purbaya menyalakan spekulasi saat ia mengonfirmasi kepemilikan mobil listrik mewah Xpeng X9 dalam sebuah pertemuan informal di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).

\n\n

Xpeng X9 hadir sebagai MPV listrik premium yang menargetkan segmen eksekutif. Dengan panjang 5.316 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm dan wheelbase 3.160 mm, mobil ini memberikan ruang kabin yang lebih longgar dibanding kompetitor seperti Toyota Alphard atau Denza D9.

\n\n

Tiga varian tersedia: Standard Range Pro menggunakan baterai LFP 94,8 kWh yang menjanjikan jarak tempuh 620 km, sementara Long Range Pro dan Long Range Pro+ masing-masing dilengkapi baterai NCM 110 kWh dengan klaim jarak tempuh 715 km. Meski berbeda kimia baterai, semua varian mengeluarkan daya 235 kW ( sekitar 315 hk ) dan torsi 450 Nm.

\n\n

Dalam hal teknologi, X9 dilengkapi sistem rear wheel steering yang meningkatkan kelincahan saat manuver low-speed, panel dasbor 17 inci yang diproses oleh chip Snapdragon 8295, serta suite XPilot Assist yang menggunakan 27 sensor dan prosesor XP5 Supercomputing untuk fungsi seperti adaptive cruise control, lane keeping, dan otomatis parkir melalui Intelligent Parking Assist.

\n\n

Kenyamanan kabin menjadi poin fokus: kursi eksekutif bertipe '0 gravitasi' dilengkapi fungsi pijat 10 titik, penempatan kulit Nappa, sistem noise cancellation aktif real time, suspensi udara dengan peredam kejut, soft-close door, sistem audio Xopera 27 speaker, layar kabin 21 inci, dan pencahayaan interior berwarna yang dapat disesuaikan.

\n\n

Menurut daftar harga resmi Xpeng, harga on the road (OTR) di Jakarta mulai dari Rp 1,14 miliar untuk Standard Range Pro, naik menjadi Rp 1,219 miliar untuk Long Range Pro, dan mencapai puncak Rp 1,259 miliar untuk varian Long Range Pro+. Meskipun Purbaya tidak membuka rincian harga pembeliannya, konfirmasi kepemilikan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi pengurangan konsumsi BBM.

\n\n

Analisis Pakar

\n

Sebagai seorang yang telah menguji berbagai MPV listrik premium, saya menilai Xpeng X9 sebagai upaya yang serius untuk menantai dominasi Toyota Alphard di segmen eksekutif. Dimensi yang lebih besar dan wheelbase yang panjang memberikan keunggulan nyata dalam hal legroom dan ruang kepala, terutama untuk penumpang barisan kedua yang sering menjadi fokus pembeli kelas bisnis.

\n\n

Dari segi powertrain, pilihan baterai LFP untuk varian dasar menawarkan keamanan dan siklus hidup yang lebih baik, albeit dengan energi spesifik sedikit lebih rendah dibandingkan NCM. Namun, klaim jarak tempuh 620 km sudah cukup kompetitif untuk penggunaan harian dan perjalanan antar kota, terutama ketika didukung oleh infrastruktur charging yang semakin meluas di Jawa.

\n\n

Fitur canggih seperti rear wheel steering dan sistem XPilot Assist menunjukkan bahwa Xpeng tidak hanya mengandalkan spesifikasi baterai, tetapi juga menginvestasikan dalam dinamika kendaraan dan asistensi süründer. Namun, efektivitas sistem ini tergantung pada kalibrasi software; dalam beberapa uji coba di Eropa, sistem lane keeping masih terasa agak agresif pada jalan raya yang berbelok tajam.

\n\n

Dalam hal kabin, menawarkan kursi '0 gravitasi' dengan fungsi pijat 10 titik serta sistem audio 27 speaker benar-benar menempatkan X9 di kelas hiburan dalam bergerak. Namun, harga yang mulai dari lebih dari satu miliar rupiah menimbulkan pertanyaan tentang nilai tambah bagi konsumen lokal yang masih mengutamakan harga dan layanan pasca penjualan. Jika Xpeng mampu menjaring jaringan service yang responsif dan menjamin nilai jual kembali yang stabil, maka X9 bisa menjadi pilihan yang menarik bagi eksekutif yang ingin beralih ke listrik tanpa mengurangi mewah.

\n\n

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

\n
    \n
  • Q: Berapa jarak tempuh aktual Xpeng X9 dalam kondisi kota?
  • \n
  • A: Dalam penggunaan kota dengan frekuensi berhenti-berjalan, jarak tempuh realistis berada antara 480-540 km tergantung gaya mengemudi dan penggunaan AC.
  • \n
\n
    \n
  • Q: Apakah Xpeng X9 mendukung pembuatan ulang over-the-air (OTA)?
  • \n
  • A: Ya, X9 menerima pembaruan OTA untuk sistem infotainment, XPilot Assist, dan beberapa parameter kendaraan melalui koneksi seluler built-in.
  • \n
\n
    \n
  • Q: Bagaimana jaminan baterai untuk varian LFP dan NCM?
  • \n
  • A: Xpeng memberikan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, dengan penjaminan kapasitas minimum 70% dari nilai awal untuk kedua jenis baterai.
  • \n
Meow! Tanya Nesi!
😸