Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kim Sang Sik Guncang Piala AFF 2026: Vietnam Raih Juara Keempat di Tanah Sendiri!

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Kim Sang Sik Guncang Piala AFF 2026: Vietnam Raih Juara Keempat di Tanah Sendiri!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Kim Sang Sik menjadi pelatih pertama yang menjuarai Piala AFF dua kali berturut-turut bersama Vietnam.
  • Vietnam mengalahkan Thailand dengan agregat 4-2 setelah laga imbang 2-2 di Stadion My Dinh.
  • Keberhasilan ini menambah koleksi trofi keempat Vietnam dan menandai gelar pertama yang diraih di kandang sendiri.

Sejarah kembali ditulis di Stadion My Dinh pada Rabu (26/8) ketika Kim Sang Sik memimpin timnas Vietnam menjuarai Piala AFF 2026. Pertandingan final melawan Thailand berakhir imbang 2-2, namun agregat 4-2 mengantarkan Vietnam ke puncak podium.

Dengan gelar ini, Vietnam kini mengukir empat kali juara AFF, dua di antaranya di era Kim Sang Sik. Sebelumnya, trofi tersebut pernah dibawa pulang oleh legenda Henrique Calisto dan Park Hang Seo. Kim mengaku terkejut: "Sukar dipercaya bisa meraih gelar keempat bersama timnas Vietnam, apalagi ini pertama kalinya kami menjuarai di kandang sendiri."

Setelah sorakan memuncak, sang pelatih menambahkan dengan senyum lebar, "Saya sangat bahagia, namun sebentar lagi semua orang akan berpesta, dan saya bahkan tidak tahu bagaimana cara kami kembali ke hotel." Emosi mengalir deras; ia mengaku sampai terkulai lemas setelah pertandingan, merasakan kelegaan yang luar biasa. "Kami melewati masa-masa sulit bersama, dan kini kami merayakan kemenangan ini bersama para pemain," tuturnya.

Analisis Pakar

Keberhasilan Kim Sang Sik bukan sekadar kebetulan. Taktik yang ia terapkan menekankan kontrol ruang, transisi cepat, dan pressing terkoordinasi yang memaksa Thailand beroperasi di zona pertahanan. Formasi 4-3-3 yang fleksibel memungkinkan Vietnam menyesuaikan diri dengan dinamika pertandingan, mengubah menjadi 4-2-3-1 saat menahan keunggulan agregat.

Selain itu, Kim berhasil menumbuhkan mental juara di antara pemain muda Vietnam. Pengalaman menjuarai dua turnamen berturut-turut di luar negeri memberikan kepercayaan diri yang tak ternilai. Ia menanamkan disiplin taktik, namun tetap memberi kebebasan kreatif kepada penyerang sayap, yang terbukti krusial dalam mencetak gol penting di babak pertama.

Namun, tantangan berikutnya tidak boleh diremehkan. Dengan gelar keempat di rumah, ekspektasi publik akan melambung. Kim harus menyiapkan skuad untuk fase berikutnya, termasuk kualifikasi Piala Asia dan kemungkinan turnamen internasional lainnya. Konsistensi dalam pola permainan serta rotasi pemain untuk menghindari kelelahan akan menjadi kunci utama.

Secara keseluruhan, pencapaian ini menandai era baru bagi Vietnam. Jika Kim dapat mempertahankan filosofi ofensif yang seimbang dengan pertahanan yang solid, negara ini berpotensi menjadi kekuatan dominan di Asia Tenggara dan bahkan melangkah lebih jauh di panggung dunia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Berapa kali Vietnam pernah memenangkan Piala AFF?
    A: Vietnam telah memenangkan Piala AFF sebanyak empat kali, termasuk dua kali di era Kim Sang Sik.
  • Q: Siapa pelatih pertama yang menjuarai Piala AFF dua kali berturut-turut?
    A: Kim Sang Sik menjadi pelatih pertama yang meraih dua gelar berturut-turut.
  • Q: Bagaimana hasil agregat final antara Vietnam dan Thailand?
    A: Vietnam menang agregat 4-2 setelah pertandingan berakhir imbang 2-2.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ