Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Drama 10 Pemain Al Nassr: Ronaldo Diganti, Mane Jadi Pahlawan Penyelamat!

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Drama 10 Pemain Al Nassr: Ronaldo Diganti, Mane Jadi Pahlawan Penyelamat!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Al Nassr bermain dengan 10 pemain sejak menit ke‑12 setelah kiper Bento Krepski diusir.
  • Cristiano Ronaldo hanya tampil satu babak dan diganti saat turun minum.
  • Sadio Mane mencetak gol penentu kemenangan di menit akhir waktu normal.

Pertandingan lanjutan Saudi Pro League antara Al Nassr melawan Al Ettifaq di Stadion Abdullah Al Dabil, Dammam, menjadi saksi drama tak terduga. Ange Postecoglou menyiapkan line‑up lengkap, namun tak lama setelah peluit pertama, kiper senior Bento Krepski diusir wasit karena menjegal Moussa Dembele. Kejadian itu memaksa tim sang raksasa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke‑12.

Postecoglou pun melakukan perubahan taktis: gelandang Angelo Gabriel ditarik, digantikan oleh kiper cadangan Abdulrahman Al Otaibi. Sayangnya, gawang Al Nassr tetap kebobolan dua kali. Ondrej Duda membuka keunggulan Al Ettifaq pada menit ke‑31, namun tak lama kemudian Alvaro Medran menyamakan kedudukan untuk tuan rumah.

Di babak pertama, Ronaldo menciptakan peluang, namun saat turun minum ia diganti oleh Abdullah Al Khaibari. Sadio Mane sempat menambah gol pada menit ke‑53, namun keputusan wasit menolak gol tersebut. Tekanan kembali meningkat pada menit ke‑74 ketika Mane menyiapkan umpan terobosan dari João Félix, memotong jarak dan menyiapkan serangan.

Gol penyama kedudukan datang pada menit ke‑77 lewat sundulan Abdulelah Al Alri dari tendangan pojok Félix. Namun drama belum selesai. Pada menit akhir waktu normal, Mane menembus pertahanan, mengeksekusi finishing klinis yang memastikan kemenangan 3‑2. VAR memastikan tidak ada offside, sehingga gol tersebut sah.

Kemenangan ini mengukuhkan Al Nassr kembali di puncak klasemen dengan 9 poin, unggul dua poin atas Al Ittihad. Sebuah comeback dramatis yang menegaskan ketangguhan tim meski harus bertahan dengan 10 pemain.

Analisis Pakar

Secara taktis, keputusan Postecoglou untuk menurunkan Angelo Gabriel dan menurunkan kiper cadangan memang berisiko, namun ia berhasil menstabilkan lini belakang setelah Krepski keluar. Penggunaan kiper cadangan sebagai solusi cepat menunjukkan fleksibilitas manajer dalam menghadapi situasi darurat. Lebih menarik lagi, pergantian Ronaldo pada babak kedua menjadi titik balik psikologis. Ronaldo, meski hanya bermain satu babak, tetap memberikan aura kepemimpinan yang memicu rekan-rekannya untuk bangkit.

Peran Sadio Mane dalam pertandingan ini tidak dapat diremehkan. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi penggerak serangan utama, terutama lewat kerja sama dengan João Félix. Kombinasi kecepatan Mane dan visi passing Félix menciptakan dinamika serangan yang sulit diprediksi lawan. Ini menegaskan pentingnya link-up play antara pemain sayap dalam taktik modern.

Di sisi defensif, kebobolan dua gol pada paruh pertama menandakan kerentanan pada transisi cepat Al Ettifaq. Namun, penyesuaian formasi menjadi 4‑4‑1 setelah pergantian pemain memperkuat lini tengah, menahan serangan lawan, dan memberi ruang bagi Mane untuk menembus. Ini adalah contoh klasik bagaimana manajemen rotasi pemain dapat mengubah alur pertandingan.

Ke depan, Al Nassr harus menyiapkan skuat yang lebih dalam, terutama pada posisi kiper, agar tidak terjebak dalam situasi serupa. Sementara itu, kepercayaan pada pemain muda seperti Abdulrahman Al Otaibi dapat menjadi aset jangka panjang. Jika Postecoglou terus mengoptimalkan taktik fleksibel dan memanfaatkan kecepatan serta kreativitas pemain sayap, Al Nassr berpotensi mempertahankan gelar juara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Mengapa Cristiano Ronaldo hanya bermain satu babak?
  • A: Ronaldo diganti saat turun minum karena pelatih ingin menyesuaikan taktik setelah kiper utama dikeluarkan dan tim bermain dengan 10 pemain.
  • Q: Bagaimana Al Nassr bisa menang meski bermain dengan 10 pemain?
  • A: Kombinasi taktik defensif yang ketat, peran kunci Sadio Mane, serta kontribusi ofensif João Félix memungkinkan tim mengatasi kekurangan pemain.
  • Q: Apa dampak kemenangan ini terhadap klasemen Saudi Pro League?
  • A: Al Nassr tetap berada di puncak klasemen dengan 9 poin, unggul dua poin dari rival terdekat Al Ittihad.
Meow! Tanya Nesi!
😸