Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Fiki Naki Geger! Debut Horor 'Paket Santet' Bikin Gemetar Bareng Yasamin, Simak Ceritanya!

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: KapanLagi
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Fiki Naki Geger! Debut Horor 'Paket Santet' Bikin Gemetar Bareng Yasamin, Simak Ceritanya!
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Ringkasan Singkat Fiki Naki pertama kali melangkah ke dunia film lewat horor Paket Santet .
  • Rasanya grogi karena harus akting bareng ratu horor Indonesia, Yasamin Jasem .
  • Film ini bakal tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026, jadi jangan sampai ketinggalan!

Ringkasan Singkat

  • Fiki Naki pertama kali melangkah ke dunia film lewat horor Paket Santet.
  • Rasanya grogi karena harus akting bareng ratu horor Indonesia, Yasamin Jasem.
  • Film ini bakal tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026, jadi jangan sampai ketinggalan!

Siapa sangka Fiki Naki, kreator konten YouTube yang biasanya santai di depan kamera, harus menelan rasa nervous setinggi menara menara saat pertama kali menginjak set Paket Santet. Di sebuah wawancara seru di CGV Grand Indonesia pada Selasa, 18 Agustus 2026, ia mengaku, “Aku excited banget, tapi di satu sisi juga pressure karena main bareng Yasamin, si Queen of Horror di Indonesia.”

Film horor ini memperkenalkan karakter Firza—peran pertama Fiki—seorang mahasiswa yang santai, namun tiba‑tiba terjerat dalam teror paket santet bersama enam temannya. Skena‑skena menegangkan menuntut Fiki menampilkan ekspresi takut yang natural, sesuatu yang belum pernah ia latih di dunia YouTube. “Screen testnya bikin deg-degan, harus menampilkan rasa takut cuma lewat wajah,” ujarnya sambil tertawa.

Untungnya, sutradara Dinna Jasanti dan tim produksi BASE Entertainment menaruh adegan-adegan krusial di akhir hari syuting, memberi Fiki ruang untuk menyesuaikan ritme kerja di set. “Akhirnya aku jadi lebih luwes, lebih enak mainnya,” kata Fiki dengan senyum lega.

Selain menakut-nakuti penonton, Paket Santet juga mengangkat tema luka masa lalu dan dampak perundungan. Cerita tentang tujuh mahasiswa—Deva, Bela, Celia, Ale, Firza, Glen, dan Kiki—yang menjadi sasaran santet ini mengajak penonton merenungkan betapa tindakan sekecil apa pun bisa meninggalkan bekas yang dalam.

Analisis Pakar

Menurut saya, transisi Fiki Naki dari platform digital ke layar lebar bukan sekadar langkah karier, melainkan sebuah eksperimen budaya pop yang menarik. Di era di mana influencer semakin merambah dunia sinema, kehadiran Fiki di Paket Santet menjadi contoh konkret bagaimana “digital native” dapat memanfaatkan popularitas daring untuk menembus industri tradisional. Namun, tantangan terbesar terletak pada adaptasi teknik akting—dari improvisasi cepat di video pendek menjadi kehalusan emosi yang harus dipertahankan selama berjam‑jam pengambilan gambar.

Kolaborasi dengan Yasamin Jasem menambah dimensi lain. Yasamin, yang sudah lama menjadi ikon horor Indonesia, membawa “legitimasi” genre kepada penonton yang mungkin masih skeptis terhadap film horor buatan generasi milenial. Dinamika antara veteran dan pendatang baru ini menciptakan energi yang dapat memicu inovasi naratif, misalnya dengan menggabungkan elemen tradisional santet dengan bahasa visual yang lebih modern dan “viral‑friendly”.

Secara tematis, Paket Santet tidak sekadar mengandalkan jump‑scare. Film ini menyelipkan kritik sosial tentang perundungan dan trauma masa kecil, yang relevan dengan generasi Z yang kini menjadi mayoritas penonton. Pendekatan ini memperkaya genre horor Indonesia, menjadikannya lebih dari sekadar hiburan semata, melainkan cermin reflektif atas masalah psikologis yang sering terabaikan.

Terakhir, strategi pemasaran yang memanfaatkan popularitas Fiki di YouTube serta reputasi Yasamin di dunia horor terbukti cerdas. Dengan memposisikan film sebagai “debut menegangkan” Fiki, promosi berhasil menarik dua segmen audiens: fans setia konten digital dan pecinta horor klasik. Jika eksekusi filmnya kuat, Paket Santet berpotensi menjadi batu loncatan bagi lebih banyak kreator digital untuk menembus layar lebar, membuka era baru kolaborasi lintas platform.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan film Paket Santet mulai tayang di bioskop?
    A: Film ini resmi diputar mulai 27 Agustus 2026 di seluruh jaringan bioskop Indonesia.
  • Q: Siapa saja pemeran utama dalam film ini?
    A: Selain Fiki Naki sebagai Firza, film ini menampilkan Yasamin Jasem, serta aktor-aktor lain yang memerankan Deva, Bela, Celia, Ale, Glen, dan Kiki.
  • Q: Apa tema utama yang diangkat dalam Paket Santet?
    A: Film ini menggabungkan horor tradisional dengan isu sosial seperti trauma masa lalu dan perundungan, serta menyoroti dampak santet dalam kehidupan mahasiswa.
Meow! Tanya Nesi!
😸