Maarten Paes Bersinar, Ajax Tancap Playoff UEFA Conference League!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Maarten Paes mendapat kesempatan bermain dan menahan tekanan Shelbourne di Tolka Park.
- Ajax menahan imbang 2-2, cukup untuk melaju ke babak playoff UEFA Conference League dengan agregat 5-3.
- Tim asuhan Michel akan bertemu Sion (Swiss) di fase krusial berikutnya.
Di tengah sorotan Maarten Paes yang baru saja menapaki debutnya, Ajax Amsterdam berhasil mengamankan tiket ke UEFA Conference League lewat hasil imbang 2-2 melawan Shelbourne di Tolka Park, Dublin. Pertandingan yang digelar pada Jumat (14/8) dini hari WIB ini menjadi panggung dramatis bagi sang kiper dan tim asuhan Michel yang menyiapkan taktik menawan.
Sejak peluit pertama, Ajax langsung menancapkan tekanan. Julian Brandt membuka keunggulan pada menit ke‑20 dengan tembakan tajam ke pojok gawang, menandai gol pertama tim Belanda. Namun, Shelbourne tak tinggal diam. Evan Caffrey menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh yang menembus jala Maarten Paes, menegaskan bahwa penjaga gawang muda itu masih belajar mengendalikan ruang penalti.
Ajax kembali memimpin lewat Anton Gaaei pada menit ke‑39. Golnya datang dari dalam kotak penalti, menabrak tiang dekat dan meluncur ke jaring, menjadikan skor 2‑1. Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis bagi Ajax, namun tekanan Shelbourne meningkat di babak kedua.
Tekanan itu berbuah pada menit ke‑85 ketika Sean Moore menyeimbangkan kedudukan lewat serangan balik cepat. Skor akhir 2‑2 memang tampak seimbang, namun agregat 5‑3 memastikan Ajax melaju ke babak playoff, di mana mereka akan berhadapan dengan Sion dari Swiss. Pertandingan ini bukan sekadar kemenangan; ia menandai langkah strategis Ajax menuju fase final kompetisi Eropa.
Analisis Pakar
Penampilan Maarten Paes di Tolka Park memberikan sinyal kuat bahwa ia siap menjadi opsi utama di lini belakang Ajax. Meskipun kebobolan dua gol, kualitas refleksnya dan kemampuan mengorganisir pertahanan tetap terlihat, terutama dalam menghadapi serangan cepat Shelbourne. Bagi Michel, keputusan memberi Paes kesempatan bermain bukan sekadar soal rotasi, melainkan strategi jangka panjang untuk menyiapkan pengganti first‑choice yang lebih berpengalaman.
Dari sisi taktik, Ajax tetap mengandalkan pressing tinggi dan pergerakan diagonal yang dipimpin Brandt. Keberhasilan mencetak dua gol sebelum jeda istirahat menunjukkan efektivitas transisi menyerang‑defensif mereka. Namun, kelemahan muncul pada fase pertahanan set‑piece, di mana Shelbourne berhasil memanfaatkan ruang dan mencetak gol balasan. Ini menjadi catatan penting menjelang pertemuan melawan Sion, tim yang dikenal kuat dalam duel udara.
Selanjutnya, duel melawan Sion akan menjadi ujian mental dan taktis. Ajax harus menyeimbangkan agresivitas menyerang dengan kestabilan lini belakang, terutama mengingat Paes masih dalam proses adaptasi. Jika Michel dapat menyesuaikan formasi menjadi 4‑3‑3 lebih fleksibel atau bahkan beralih ke 3‑5‑2 untuk menambah kepadatan di tengah, Ajax berpeluang besar melaju ke fase grup.
Secara keseluruhan, kemenangan lewat agregat ini bukan sekadar kebetulan. Ini hasil kerja keras staf teknis, kedalaman skuad, dan mental juara yang terus terasah. Bagi para pendukung Ajax, perjalanan ke playoff menjadi bukti bahwa klub masih berada di jalur yang tepat untuk menaklukkan kompetisi Eropa.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Bagaimana penampilan Maarten Paes dalam pertandingan melawan Shelbourne?
A: Paes menghadapi lima tembakan tepat sasaran dan kebobolan dua gol, menunjukkan potensi besar meski masih perlu peningkatan dalam mengatur pertahanan. - Q: Apa hasil agregat antara Ajax dan Shelbourne?
A: Ajax lolos ke babak playoff dengan agregat 5‑3 setelah seri 2‑2 di Dublin. - Q: Siapa lawan Ajax di babak playoff UEFA Conference League?
A: Ajax akan bertemu Sion dari Swiss pada fase playoff.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Pramono Anung Jamin Integritas JIS: 15 Konser Besar Mengalun, Hak Penama Ditawarkan, Kandang Persija Tetap Prioritas

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska
