Bikin Deg-degan! EJAE Curhat Hilang Fokus di BAFTA 2026 Gara-gara Ditatap Leonardo DiCaprio Tanpa Senyum
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Ringkasan Singkat
- EJAE mengaku sempat melakukan kesalahan nada tinggi saat membawakan lagu "Golden" di BAFTA 2026 karena gugup ditatap langsung oleh Leonardo DiCaprio yang tidak tersenyum.
- Selain momen menegangkan dengan Leo, EJAE juga membagikan kisah seru saat dipuji oleh Beyoncé dan Jay-Z di afterparty.
- Lagu "Golden" dari film KPop Demon Hunters sukses mengantarkan EJAE mengukir sejarah sebagai salah satu musisi K-Pop pertama yang meraih Grammy, Golden Globe, dan Oscar.
Halo, pop culture enthusiasts! Nadia Putri di sini, dan kali ini aku bawa gosip super seru sekaligus bikin gemas dari panggung internasional. Bayangin aja, lagi asyik-asyiknya nyanyi di panggung megah sekelas BAFTA, tiba-tiba mata kamu tatap-tatapan langsung sama aktor legendaris sekelas Leonardo DiCaprio! Deg-degan nggak tuh? Nah, hal menegangkan ini baru saja dialami oleh musisi berbakat asal Korea Selatan, EJAE.
Penyanyi bernama asli Kim Eun-jae ini blak-blakan curhat soal momen "bencana" kecilnya saat membawakan lagu hits "Golden" (OST dari film animasi KPop Demon Hunters) di ajang BAFTA 2026 pada Februari lalu. EJAE mengaku suaranya sempat pecah alias crack saat mencoba melahap nada tinggi. Usut punya usut, biang keroknya adalah tatapan intens dari sang aktor Titanic!
"Saya melakukan kesalahan. Suara saya sempat sedikit pecah saat mencapai nada tinggi. Leonardo DiCaprio ada tepat di depan saya dan dia tidak tersenyum. Hal itulah yang membuat saya kehilangan fokus," ungkap EJAE dengan jujur saat diwawancarai oleh The Times.
Duh, bisa dipahami banget sih! Siapa juga yang nggak langsung buyar fokusnya kalau ditatap dingin sama Leo? Padahal, kehadiran Leo malam itu adalah sebagai nomine untuk film One Battle After Another (meskipun akhirnya kalah dari Robert Aramayo). Tapi tetap saja, aura bintangnya sukses bikin EJAE gemetaran di atas panggung.
Tapi tenang, malam itu nggak cuma berisi ketegangan kok. EJAE juga membagikan momen fangirling paling epik dalam hidupnya saat menghadiri afterparty. Nggak tanggung-tanggung, pasangan power couple Hollywood, Jay-Z dan Beyoncé, langsung menghampirinya! Jay-Z dengan santai memperkenalkan diri dengan nama aslinya, Shawn, sementara Queen Bey memuji vokal EJAE yang luar biasa dan mengaku bahwa anak-anaknya sangat menyukai lagu "Golden". What a dream come true!
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop, aku melihat fenomena EJAE ini bukan sekadar cerita lucu tentang artis yang grogi di depan megabintang. Ini adalah bukti nyata bagaimana batas-batas industri hiburan global kini telah benar-benar melebur. K-Pop tidak lagi berdiri di jalurnya sendiri; ia telah merangsek masuk ke jantung Hollywood, bersanding dengan nama-nama besar yang selama ini kita anggap sebagai "royalti" industri hiburan barat.
Keberhasilan lagu "Golden" menyabet piala Oscar, Golden Globe, hingga Grammy adalah pencapaian monumental. EJAE, sebagai salah satu otak di balik lagu tersebut, kini sejajar dengan para komposer elit dunia. Namun, reaksi jujurnya saat melihat Leonardo DiCaprio mengingatkan kita bahwa di balik prestasi raksasa tersebut, para idola K-Pop ini tetaplah manusia biasa yang tumbuh besar dengan menonton film-film Hollywood. Ada kontras yang sangat menarik di sini: di satu sisi EJAE adalah pembuat sejarah, namun di sisi lain ia tetaplah seorang fan girl yang bisa kehilangan fokus hanya karena tatapan tanpa senyum dari seorang aktor senior.
Selain itu, interaksi EJAE dengan Beyoncé dan Jay-Z di afterparty menunjukkan adanya pengakuan organik dari para pelaku industri papan atas. Ketika Beyoncé mengatakan bahwa anak-anaknya menyanyikan lagu "Golden", ini membuktikan bahwa penetrasi budaya pop Korea (melalui medium film animasi) telah menjangkau generasi termuda di Amerika Serikat secara masif. Ini bukan lagi soal tren sesaat, melainkan sebuah hegemoni baru dalam lanskap musik global.
Ke depan, langkah solo EJAE lewat singel seperti "In Another World" dan "Time After Time" patut kita kawal ketat. Dengan portofolio internasional yang begitu kuat di usia muda, EJAE memiliki modal yang lebih dari cukup untuk menjadi solois global berikutnya. Dia punya kualitas vokal, kemampuan menulis lagu yang diakui akademi, dan daya tarik personal yang sangat relatable bagi penggemar generasi Z.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Siapa itu EJAE dan apa hubungannya dengan film KPop Demon Hunters?
A: EJAE (Kim Eun-jae) adalah penyanyi dan penulis lagu asal Korea Selatan yang ikut menulis dan menyanyikan lagu "Golden", soundtrack utama dari film animasi sukses "KPop Demon Hunters" (2025).
Q: Penghargaan apa saja yang diraih EJAE berkat lagu "Golden"?
A: Berkat lagu "Golden", EJAE berhasil mengukir sejarah sebagai salah satu musisi K-Pop pertama yang memenangkan tiga penghargaan prestisius sekaligus: Grammy Award, Golden Globe Award, dan Academy Award (Oscar).
Q: Apa saja karya solo yang telah dirilis oleh EJAE?
A: Setelah kesuksesan "KPop Demon Hunters", EJAE merilis singel solo perdananya bertajuk "In Another World" pada 24 Oktober 2025, yang kemudian disusul oleh singel "Time After Time" pada 6 Februari 2026.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lolox Ungkap Kesedihan Kehilangan Ayah di Gala Premiere Film GAK ADA MATINYA

Ashanty Bangga Arsy Ikut MUN 2026, Warisi Bakat Diplomasi Mendiang Kakek

8 Kalimat yang Dihindari Orang Berempati Tinggi saat Marah untuk Menjaga Hubungan
