Curhat Pilu V BTS Soal Gangguan Pendengaran di Telinganya: Cuma Sisa 30 Persen, Sempat Dianggap 'Kurang Mental' Saat Wamil!
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Ringkasan Singkat
- V BTS mengungkapkan bahwa ia mengalami gangguan pendengaran serius di salah satu telinganya selama 2,5 tahun terakhir, di mana fungsi pendengarannya menurun hingga tersisa 30 persen.
- Kondisi ini sempat memburuk saat wajib militer karena V mengira itu hanya masalah "ketahanan mental", sebelum akhirnya ditegur oleh Jungkook untuk segera berobat.
- Saat ini V rutin menjalani perawatan medis menjelang konser penutup tur dunia "BTS Arirang" di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Desember 2026.
Aduh, ARMY, siap-siap tisu ya. Kabar mengejutkan sekaligus bikin nyesek datang dari salah satu visual kesayangan kita, V BTS. Pemilik nama asli Kim Tae-hyung ini baru saja membuat pengakuan jujur yang bikin heboh jagat maya saat melakukan siaran langsung di Weverse bersama sahabat karibnya, Jungkook. Siapa sangka, di balik senyum menawannya, Tae-hyung ternyata berjuang melawan gangguan pendengaran serius selama 2,5 tahun terakhir!
Dalam siaran santai tersebut, V secara blak-blakan menceritakan bahwa fungsi pendengaran di salah satu telinganya merosot sangat tajam. "Jika satu telinga berada di tingkat 100, saya hanya bisa mendengar sekitar 30 di telinga lainnya," ungkap V. Bayangkan, ARMY, hanya 30 persen! Ini adalah kali pertama V membagikan rahasia kesehatannya ini kepada publik, yang langsung memicu gelombang simpati dari fans di seluruh dunia.
Yang bikin makin sedih, kondisi ini ternyata sempat memburuk ketika ia menjalani masa wajib militer beberapa waktu lalu. Di lingkungan militer yang keras dan dipenuhi orang-orang tangguh, V sempat termakan omongan sekitar yang menganggap remeh penyakit fisik. "Semua orang bilang 'ini cuma masalah kekuatan mental'. Akhirnya saya meyakinkan diri sendiri bahwa ini memang soal ketahanan mental saja," kenang V.
Untungnya, ada Jungkook yang langsung bertindak sebagai 'alarm penyelamat'. Mendengar cerita sang kakak yang mengabaikan kesehatannya, Jungkook langsung menyela dan mengingatkan V dengan tegas agar tidak menyepelekan gangguan fisik tersebut. Berkat teguran manis tapi tegas dari sang maknae, V akhirnya sadar. Kini, ia sudah rutin bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani terapi pemulihan dan mengonsumsi obat dari dokter secara teratur.
Kabar kesembuhan V tentu menjadi fokus utama saat ini, mengingat BTS tengah disibukkan dengan jadwal tur reuni mereka yang bertajuk "BTS Arirang". Kabar baiknya untuk kita di Indonesia, ketujuh member BTS dijadwalkan akan mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 26, 27, dan 29 Desember 2026 mendatang sebagai penutup manis tur tahun ini. Semoga Tae-hyung lekas pulih total sebelum menyapa ARMY Jakarta, ya!
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop yang mengikuti perjalanan BTS sejak awal, pengakuan V ini bukan sekadar berita kesehatan biasa, melainkan sebuah tamparan keras bagi industri hiburan K-Pop dan budaya maskulinitas di Korea Selatan. Selama bertahun-tahun, idol K-Pop dituntut untuk tampil sempurna tanpa cela, seolah-olah mereka adalah manusia super yang kebal terhadap rasa sakit fisik maupun mental. Keputusan V untuk memendam masalah pendengarannya selama 2,5 tahun—terutama saat wamil—menunjukkan betapa kuatnya tekanan sosial untuk selalu terlihat "tangguh" dan tidak merepotkan orang lain.
Fenomena "toxic masculinity" di lingkungan militer Korea Selatan juga terlihat jelas di sini. Anggapan bahwa gangguan fisik bisa disembuhkan hanya dengan "kekuatan mental" adalah narasi usang yang sangat berbahaya. Bagi seorang musisi profesional, pendengaran adalah aset paling berharga. Kehilangan 70% fungsi pendengaran di satu telinga adalah ancaman karier yang sangat nyata. Sangat disayangkan bahwa lingkungan sekitar V sempat menormalisasi rasa sakit tersebut sebagai ujian mental, yang hampir saja mengorbankan masa depan bermusiknya.
Di sisi lain, interaksi antara V dan Jungkook dalam siaran langsung tersebut menunjukkan dinamika hubungan yang sangat sehat dan pentingnya sistem pendukung (support system) di industri yang kejam ini. Teguran Jungkook bukan sekadar interaksi manis antar-member, melainkan sebuah intervensi krusial. Di sinilah kita melihat bahwa kehadiran rekan satu grup yang peduli bisa menjadi penyelamat hidup. Keberanian V untuk akhirnya terbuka juga memberikan pesan positif bagi jutaan penggemar: bahwa mengakui kelemahan fisik dan mencari bantuan medis bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk self-love yang paling tinggi.
Menjelang tur "BTS Arirang" yang akan mampir ke Jakarta pada akhir 2026, manajemen HYBE/BigHit harus benar-benar memprioritaskan kesehatan V. Konser stadion dengan volume suara yang menggelegar tentu memiliki risiko tinggi bagi pemulihan telinga V. Kita berharap tim produksi menyiapkan sistem monitoring (in-ear monitor) yang disesuaikan khusus untuk kondisi medis V agar penampilannya di GBK nanti tidak justru memperburuk kesehatannya. Kesehatan Tae-hyung adalah yang utama, melampaui kemegahan panggung mana pun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa yang sebenarnya terjadi pada telinga V BTS?
A: V BTS mengalami gangguan pendengaran serius di salah satu telinganya selama 2,5 tahun terakhir, di mana fungsi pendengarannya menurun drastis hingga hanya tersisa 30 persen dibandingkan telinga satunya.
Q: Mengapa kondisi pendengaran V BTS sempat memburuk saat wajib militer?
A: Di lingkungan militer, V sempat mengabaikan penurunan pendengarannya karena terpengaruh opini orang-orang sekitar yang menganggap masalah tersebut hanyalah soal "ketahanan mental" yang kurang.
Q: Kapan BTS akan menggelar konser di Jakarta, Indonesia?
A: BTS dijadwalkan menggelar konser tur "BTS Arirang" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, selama tiga hari yaitu pada tanggal 26, 27, dan 29 Desember 2026.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Angga Dwimas Sasongko Proyeksikan Krisis Industri Film: Produksi Melonjak, Penonton Anjlok

Lolox Ungkap Kesedihan Kehilangan Ayah di Gala Premiere Film GAK ADA MATINYA

Ashanty Bangga Arsy Ikut MUN 2026, Warisi Bakat Diplomasi Mendiang Kakek
