Bigmo Akui Salah Soal Konten Ajak Anak Promosi Vape

- PEMBUAT konten, Muhammad Jannah alias Bigmo, mengakui kesalahannya terkait konten siaran langsung ataulive streamingyang memicu dugaan eksploitasi anak karena mengajak promosirokok elektrikatau vape.
- Pengacara Bigmo, Sangun Ragahdo, mengatakan kliennya tidak bersikap defensif selama pemeriksaan tersebut.
- Ia telah mengakui kesalahannya terkait denganlive streamingtersebut,” ujar Sangun di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin..
PEMBUAT konten, Muhammad Jannah alias Bigmo, mengakui kesalahannya terkait konten siaran langsung ataulive streamingyang memicu dugaan eksploitasi anak karena mengajak promosirokok elektrikatau vape. Hal itu disampaikan setelah Bigmo memenuhi undangan klarifikasi penyidik Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) pada Senin, 10 Agustus 2026.
Pengacara Bigmo, Sangun Ragahdo, mengatakan kliennya tidak bersikap defensif selama pemeriksaan tersebut. “Bigmo tidak akan defensif. Ia telah mengakui kesalahannya terkait denganlive streamingtersebut,” ujar Sangun di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin..
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut Sangun,live streamingyang dilakukan Bigmo selama ini berlangsung secara spontan dan tanpa skrip. Hal serupa, kata dia, terjadi saat Bigmo melakukanlive streamingdi sebuah pasar yang kemudian menjadi sorotan.
Saat itu, Bigmo datang ke lokasi bersama dua temannya tanpa mengetahui siapa sajaaudiensyang akan ditemui. Anak-anak yang muncul dalam siaran tersebut berada di ruang publik dan mengenali Bigmo sebelum kemudian mendatanginya. “Tidak ada niatan Bigmo sama sekali dari awal untuk, dalam tanda kutip mengeksploitasianak,” katanya.
Selain itu, Sangun juga mengaku sudah menemui keluarga anak-anak tersebut dan menyampaikan permintaan maaf. Menurutnya, para orang tua sudah memaafkan Bigmo.
Pada kesempatan yang sama, Bigmo mengatakan peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi dirinya. “Saya mohon maaf atas kegaduhan yang saya buat dan pastinya ini jadi pelajaran buat saya ke depannya. Konten lebih positif dan bermanfaat,” kata Bigmo.
Bigmo mengatakan akan mengevaluasi konten yang selama ini dibuatnya. Ke depan, dia ingin membuat konten yang lebih positif, bermanfaat, menghibur, dan mengedukasi. “Ke depannya cuma konten dengan niat yang lebih lurus, dengan bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa,” ujar Bigmo.
Pilihan editor:Usul Terobosan BNN Melarang Vape untuk Mencegah Narkoba
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Bayern Munchen Tekuk Atletico Madrid 2-0, Kunci Posisi Papan Atas Liga Champions

RSPO Bentengi Akuntabilitas Industri Sawit, Data Satelit Ungkap Angka Karhutla di Konsesi Sertifikat Turun Drastis

KPK Dalami Aliran Dana Rp20,7 Miliar Kasus Gratifikasi Muhammad Haniv, Dua Swasta Jadi Saksi Kunci
