⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

KPK Gali Lebih Dalam: Penggeledahan Besar di Bengkulu Ungkap Dokumen dan Elektronik Terkait Suap Rp1,7 Miliar

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

KPK Gali Lebih Dalam: Penggeledahan Besar di Bengkulu Ungkap Dokumen dan Elektronik Terkait Suap Rp1,7 Miliar
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • KPK melakukan tiga penggeledahan di Bengkulu dan Rejang Lebong, menyita dokumen serta perangkat elektronik.
  • Kasus menjerat mantan Bupati Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari atas dugaan suap total Rp1,7 miliar.
  • Meski sprindik sudah dikeluarkan, belum ada penetapan tersangka; penyidikan masih dalam tahap umum.

Jakarta, 9 Agustus 2026 – KPK melancarkan serangkaian penggeledahan pada Rabu hingga Jumat pekan lalu, menargetkan tiga lokasi strategis di Bengkulu dan M Fikri Thobari. Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Rejang Lebong yang kini tidak aktif.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa dua rumah pribadi di Kota Bengkulu – kediaman Sekretaris DPRD dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi – serta satu properti milik swasta di Kabupaten Rejang Lebong menjadi sasaran. Selama operasi, tim penyidik menyita ratusan lembar dokumen, hard disk, dan perangkat elektronik lainnya yang diduga berhubungan dengan alur suap proyek infrastruktur.

Pada Jumat (7/8), KPK juga memeriksa delapan sakai di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, memperluas jaringan bukti yang mengarah pada dugaan korupsi senilai Rp1,7 miliar. Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi, Asep Guntur Rahayu, proyek‑proyek yang menjadi sumber ijon melibatkan Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong dengan total anggaran Rp91,13 miliar. Suap ijon proyek tercatat mencapai Rp980 juta, dibayarkan secara bertahap melalui perantara, sementara tambahan suap sebesar Rp775 juta diduga dibayarkan secara berulang.

Meski sprindik umum telah dikeluarkan, KPK belum menetapkan tersangka secara resmi. Topik Terkait:#Politik#Gali#Lebih#Penggeledahan#Besar

Meow! Tanya Nesi!
😸