Pertamina NRE Catat Rekor SSI 4,30 & NPS +53,7 – Kepercayaan Stakeholder Meningkat Tajam!

Ekonomi & Pasar
Siti AmaliaSiti Amalia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Pertamina NRE Catat Rekor SSI 4,30 & NPS +53,7 – Kepercayaan Stakeholder Meningkat Tajam!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Pertamina NRE meningkatkan skor Stakeholder Satisfaction Index menjadi 4,30 (kategori Baik) dari 4,15 tahun lalu.
  • Net Promoter Score (NPS) perusahaan melonjak ke +53,7, menandakan 56,1% responden menjadi promoters.
  • Manajemen menegaskan bahwa kepercayaan stakeholder menjadi kunci percepatan transisi energi nasional.

Jakarta – Di tengah percepatan transisi energi nasional, Pertamina NRE menegaskan bahwa teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup; misalnya melalui upaya seperti Terminal LPG Pertamina Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Hijau Bintang 2 – Langkah Pertama Dunia untuk Energi Berkelanjutan, kepercayaan stakeholder menjadi aset strategis yang tak kalah penting. Hasil survei Stakeholder Satisfaction Index (SSI) 2026 yang diselenggarakan oleh Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor naik menjadi 4,30 pada skala lima, masuk dalam kategori “Baik”. Angka ini melampaui pencapaian tahun sebelumnya yang berada di 4,15.

Metodologi SSI menggabungkan survei kuantitatif terhadap stakeholder yang berinteraksi dengan Pertamina NRE sepanjang 2025, wawancara mendalam, serta analisis benchmarking. Pendekatan mixed‑methods ini memberikan gambaran komprehensif tentang kepuasan, ekspektasi, dan kualitas hubungan yang terjalin.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyatakan bahwa peningkatan indeks tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan berbasis kepercayaan dan kolaborasi. “Kepercayaan stakeholder merupakan fondasi penting bagi Pertamina NRE dalam menjalankan perannya sebagai pengembang energi baru dan terbarukan. Peningkatan SSI tahun ini membuktikan bahwa komunikasi terbuka, responsif, dan kolaboratif kami telah memberikan dampak positif,” ujar Sri dalam keterangan resmi pada Jumat (7/8/2026).

Selain SSI, survei juga mengungkap Net Promoter Score (NPS) Pertamina NRE mencapai +53,7. NPS mengukur loyalitas dan kecenderungan stakeholder untuk merekomendasikan perusahaan. Dengan 56,1% responden tergolong sebagai promoters, hasil ini menempatkan Pertamina NRE di atas rata‑rata benchmark industri energi.

Sri menambahkan, “Hasil survei ini bukan sekadar tolok ukur kinerja, melainkan masukan strategis. Kami akan memperkuat layanan melalui komunikasi proaktif, penyampaian informasi tepat waktu, dan respons cepat terhadap kebutuhan stakeholder. Hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kolaborasi akan menjadi modal penting dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia.”

Analisis Pakar

Sebagai pengamat ekonomi makro dan pelaku industri energi, saya melihat dua implikasi utama dari data ini. Pertama, peningkatan SSI dan NPS menandakan bahwa Pertamina NRE berhasil menginternalisasi prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) ke dalam praktik operasionalnya. Kepercayaan stakeholder kini menjadi faktor penentu dalam alokasi modal, terutama mengingat lembaga keuangan internasional semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam proyek energi terbarukan.

Kedua, skor NPS yang tinggi memberi sinyal kuat bagi investor swasta dan institusional untuk menambah eksposur pada portofolio energi bersih. Dalam konteks Indonesia, di mana target bauran energi terbarukan 23% pada 2025 masih jauh dari capaian, kemampuan Pertamina NRE menggalang dukungan luas dapat mempercepat realisasi proyek‑proyek skala besar, seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan hidrogen hijau. serta teknologi nuklir mini seperti BRIN Luncurkan SMR 50 MW: Investasi Rp2,5 Triliun Buka Pintu Nuklir Mini di Indonesia.

Namun, tantangan tetap ada. Peningkatan skor tidak otomatis menjamin keberlanjutan jangka panjang bila tidak diikuti oleh inovasi teknologi dan pengelolaan risiko regulasi. Pemerintah harus memastikan kebijakan tarif feed‑in dan insentif fiskal tetap konsisten, sementara Pertamina NRE perlu memperkuat rantai pasokan lokal agar tidak tergantung pada impor komponen kritis.

Secara strategis, keunggulan dalam manajemen stakeholder dapat menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditiru. Jika Pertamina NRE terus memanfaatkan data SSI dan NPS sebagai dashboard kinerja, perusahaan akan mampu mengantisipasi perubahan persepsi pasar, menyesuaikan strategi komunikasi, dan mempercepat eksekusi proyek transisi energi yang lebih ambisius.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa itu Stakeholder Satisfaction Index (SSI) dan mengapa penting bagi Pertamina NRE?
    A: SSI adalah ukuran kuantitatif yang menilai kepuasan dan kualitas hubungan perusahaan dengan para pemangku kepentingannya. Nilai tinggi menandakan kepercayaan, yang penting untuk mengamankan dukungan finansial, regulasi, dan sosial dalam proyek energi terbarukan.
  • Q: Bagaimana Net Promoter Score (NPS) +53,7 memengaruhi peluang investasi di Pertamina NRE?
    A: NPS tinggi menunjukkan mayoritas stakeholder bersedia merekomendasikan perusahaan, yang meningkatkan reputasi dan menarik minat investor institusional serta swasta yang mencari proyek ESG‑friendly.
  • Q: Apa langkah selanjutnya yang direncanakan Pertamina NRE untuk mempertahankan atau meningkatkan skor SSI dan NPS?
    A: Perusahaan berkomitmen memperkuat komunikasi proaktif, mempercepat respons terhadap kebutuhan stakeholder, serta meningkatkan transparansi informasi proyek, sekaligus memperluas kolaborasi dengan mitra lokal dan internasional.
Meow! Tanya Nesi!
😸