Peralta Bakar Semangat! Persib Bandung Siap Genggam Piala Presiden 2026
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ringkasan Singkat
- Mariano Peralta menegaskan tekad kuat untuk mengantarkan Persib Bandung juara Piala Presiden 2026.
- Final melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis, 6 Agustus.
- Peralta masih dalam fase adaptasi fisik, belum mampu bermain 90 menit penuh, namun semangatnya tak terbendung.
Siapa sang bintang anyar Mariano Peralta ini? Mantan pemain Borneo FC yang baru saja menjejakkan kaki di Persib Bandung menunjukkan kelasnya dengan debut gemilang: kemenangan 2-1 melawan Persija Jakarta di semifinal Piala Presiden 2026. Kini, sang penyerang asal Argentina menatap lurus ke final, bertekad mengangkat trofi pertama sejak 2017.
"Saya sudah menantikan momen ini sejak lama. Senang tim menang, dan kami melaju ke final. Saat itu, tentu saja kami ingin juara," ujar Peralta dalam konferensi pers resmi klub. Ia menegaskan bahwa kemenangan tim lebih utama daripada pencapaian individu, dan ia siap memberikan kontribusi lebih besar setelah proses adaptasi bersama skuad Maung Bandung semakin matang.
Meski semangatnya meluap, kondisi fisik Peralta belum mencapai puncak. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Argentina ke Bandung, ia baru bergabung dalam latihan selama seminggu. "Kondisi saya baik-baik saja, hari ini terasa lebih baik, tapi belum bisa bermain 90 menit," katanya dengan jujur.
Jika Persib berhasil mengamankan gelar kedua Piala Presiden, mereka akan menambah kebanggaan sejak triumf pertama pada 2017. Sementara Persebaya Surabaya berambisi meraih gelar perdana setelah menjadi runnerāup pada 2019.
Analisis Pakar
Secara taktis, kehadiran Peralta menambah dimensi serangan yang lebih fleksibel bagi Persib Bandung. Dengan kemampuan menembus ruang dan mengeksekusi finishing cepat, ia dapat menjadi pelengkap ideal bagi Rizky Dwi Pangestu dan David da Silva. Kombinasi ini memberi pelatih Robert RenĆ© Alberts opsi variasi formasi, mulai dari 4ā3ā3 tradisional hingga 3ā5ā2 yang menekankan serangan sayap.
Namun, tantangan terbesar tetap pada kebugaran. Peralta belum mampu menahan 90 menit penuh, yang berarti Persebaya dapat mengeksploitasi fase akhir pertandingan dengan menekan pertahanan yang lelah. Oleh karena itu, rotasi pemain dan manajemen menit menjadi kunci bagi Alberts untuk menjaga intensitas tim hingga peluit akhir.
Sejarah Persib di Piala Presiden menunjukkan pola kemenangan yang bergantung pada konsistensi mental. Pada 2017, mereka menampilkan mental baja di fase knockout. Jika mentalitas itu kembali terbangun, terutama dengan dukungan fanatik Bobotoh, peluang meraih gelar kedua menjadi sangat realistis.
Terakhir, faktor psikologis Peralta sangat penting. Sebagai pemain asing yang baru bergabung, ia harus menyesuaikan diri dengan budaya klub dan ekspektasi publik. Jika ia dapat mengubah tekanan menjadi motivasi, ia bukan hanya akan menjadi penyerang produktif, melainkan simbol kebangkitan Persib di panggung nasional.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Kapan final Piala Presiden 2026 akan digelar?
A: Final dijadwalkan pada Kamis, 6 Agustus 2026, malam WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta. - Q: Berapa gelar Persib Bandung di Piala Presiden?
A: Persib pernah meraih satu gelar pada 2017. - Q: Apakah Mariano Peralta sudah fit penuh untuk bermain 90 menit?
A: Belum. Ia masih dalam proses adaptasi fisik dan belum dapat bermain selama 90 menit penuh.


