Drama 3-1! Persija Menggempur Arema, Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Persija menaklukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
- Gol pembuka datang dari Witan Sulaeman yang memanfaatkan peluang di kotak penalti.
- Vitor Dethan menutup aksi dengan gol spektakuler di menit 87, mengamankan posisi ketiga Persija di klasemen Piala Presiden 2026.
Dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026, Persija menampilkan permainan taktis yang memukau melawan Arema FC. Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Macan Kemayoran langsung mengunci keunggulan pada menit ke-6 lewat gol cerdas Witan Sulaeman. Ia menembus kotak penalti, lalu melepaskan tembakan menyusur tanah yang melesat tepat ke tiang gawang, tak terjangkau kiper Syahrul Trisna.
Arema tak tinggal diam. Pada menit ke-12, Gustavo Franca mencoba menguji pertahanan Persija dengan tembakan jarak jauh, namun bola meluncur melewati tiang setelah dibantu oleh Muhammad Hafizh Rizkianur. Tekanan kembali meningkat ketika Salim Tuharea menyamakan kedudukan pada menit ke-27, memanfaatkan kekacauan di depan gawang.
Menjelang jeda pertama, Vinicius hampir menambah angka untuk Arema. Bola memantul pada Hafizh dan menabrak tiang pada menit ke-38, sementara golnya pada menit ke-40 dibatalkan karena wasit menilai ada handball pada Salim sebelum operan ke Vinicius.
Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi. Persija kembali memecah kebuntuan pada menit ke-72, ketika Arlyansah Abdulmanan menuntaskan umpan terobosan Witan Sulaeman, mengantarkan 2-1 bagi tim asuhan Shin Tae‑Yong.
Menjelang akhir laga, Vitor Dethan menutup aksi solo run dengan tembakan akurat pada menit ke-87, menambah keunggulan menjadi 3-1. Upaya Witan mencetak gol kedua di menit tambahan juga dibatalkan karena offside Vitor Dethan.
Dengan hasil ini, Persija siap menghadapi tantangan selanjutnya, termasuk laga penentu melawan Singapura yang akan menentukan nasib timnas.
Dengan hasil 3-1, Persija mengamankan peringkat ketiga, meninggalkan Arema di posisi keempat. Susunan pemain Persija: M Hafizh Rizkianur; Denis Kolinger, Dia Syayid, Rio Fahmi, Fajar Fathurrahman; Agi Firmansyah, Arlyansyah Abdulmanan, Fabio Calonego, Witan Sulaiman; Eksel Runtukahu, Figo Denis. Sementara Arema menurunkan: Syahrul Trisna; Hansamu Yama, Bayu Setiawan, Robi Darwis, Leo Guntara; Matehus Nascimento, Julian Guevara, Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Marcos Vinicius, Salim Tuharea.
Analisis Pakar
Penampilan Persija malam itu menunjukkan evolusi taktik yang dipimpin Shin Tae‑Yong. Dengan menekan tinggi sejak menit pertama, mereka memaksa Arema bermain mundur, menciptakan ruang bagi Witan Sulaeman untuk menembus pertahanan lawan. Keputusan untuk menurunkan Arlyansah Abdulmanan sebagai penyerang tambahan terbukti cerdas; ia tidak hanya menambah variasi serangan, tetapi juga menjadi penyeimbang dalam transisi cepat.
Di sisi lain, Arema tampak kehilangan konsistensi dalam mengelola peluang. Meskipun memiliki pemain berbakat seperti Vinicius, mereka gagal memanfaatkan situasi bola mati dan sering kali terjebak dalam serangan balik yang tidak terorganisir. Keputusan taktis untuk menempatkan Salim Tuharea di posisi lebih maju menimbulkan risiko handball, yang akhirnya berujung pada pembatalan gol Vinicius.
Strategi pertahanan Persija juga patut diacungi jempol. Hafizh Rizkianur berperan sebagai sweeper yang menutup celah, sementara lini belakang yang dipimpin Denis Kolinger menunjukkan disiplin tinggi dalam menjaga garis offside. Kombinasi ini memungkinkan Vitor Dethan untuk melakukan solo run yang hampir tak terhentikan pada menit akhir pertandingan.
Ke depan, Persija harus menjaga konsistensi ini jika ingin bersaing di fase selanjutnya. Sementara Arema perlu meninjau kembali pola serangannya, terutama dalam mengoptimalkan kecepatan Vinicius dan mengurangi kesalahan teknis yang dapat berujung pada keputusan wasit. Kedua tim memiliki potensi besar, namun detail taktik akan menjadi penentu utama dalam pertempuran selanjutnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa pencetak gol terbanyak Persija dalam pertandingan ini?
A: Witan Sulaeman mencetak gol pembuka, sementara Vitor Dethan menambah dua gol, termasuk gol penutup. - Q: Di mana pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 digelar?
A: Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. - Q: Bagaimana posisi Persija setelah kemenangan ini?
A: Persija menempati peringkat ketiga klasemen Piala Presiden 2026.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
